
Training Workload Analysis (Analisis Beban Kerja)
Mengapa Training Workload Analysis Ini Penting?
Dalam menjalankan aktivitas bisnis, perusahaan dituntut untuk mampu mengelola seluruh sumber daya secara efektif dan efisien. Salah satu sumber daya yang memiliki pengaruh besar terhadap produktivitas, biaya operasional, kualitas pelayanan, dan pencapaian target perusahaan adalah sumber daya manusia. Perusahaan tidak hanya membutuhkan SDM yang kompeten, tetapi juga membutuhkan jumlah tenaga kerja yang sesuai dengan beban pekerjaan yang harus diselesaikan. Jumlah tenaga kerja yang terlalu besar dapat menyebabkan peningkatan biaya tenaga kerja dan kondisi underload, yaitu ketika kapasitas karyawan tidak digunakan secara optimal. Sebaliknya, jumlah tenaga kerja yang terlalu sedikit dapat menyebabkan overload, keterlambatan pekerjaan, penurunan produktivitas, meningkatnya tekanan kerja, serta munculnya berbagai risiko operasional. Untuk menentukan jumlah tenaga kerja secara lebih objektif, perusahaan membutuhkan Workload Analysis atau Analisis Beban Kerja. Analisis Beban Kerja merupakan proses sistematis untuk mengetahui jumlah pekerjaan, waktu penyelesaian, volume aktivitas, kapasitas kerja, serta kebutuhan tenaga kerja pada suatu jabatan maupun unit kerja. Melalui Training Workload Analysis Johnson Indonesia, peserta akan memahami bagaimana melakukan pengukuran beban kerja berdasarkan aktivitas maupun proses. Peserta akan mempelajari penggunaan Norma Waktu, Volume Kerja, Jam Kerja Efektif, Motion Study, Work Sampling, serta berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk menghitung kebutuhan sumber daya manusia secara lebih rasional. Hasil Workload Analysis dapat digunakan sebagai dasar dalam Manpower Planning, Human Resource Planning, Organization Development, Job Analysis, Workforce Optimization, Productivity Improvement, restrukturisasi organisasi, pembagian pekerjaan, serta pengambilan keputusan terkait penambahan atau pengurangan tenaga kerja.
Manfaat Training Workload Analysis
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan prinsip Analisis Beban Kerja.
- Memahami peran Workload Analysis dalam pengelolaan sumber daya manusia.
- Menggunakan metode dan pendekatan pengukuran beban kerja.
- Memahami Activity Based dan Process Based Workload Analysis.
- Memahami hubungan Analisis Jabatan dengan Analisis Beban Kerja.
- Menggunakan metode Motion Study dan Work Sampling.
- Menentukan Norma Waktu, Volume Kerja, dan Jam Kerja Efektif.
- Melakukan pengukuran beban kerja per jabatan maupun unit kerja.
- Menghitung kebutuhan SDM secara lebih objektif.
- Mengidentifikasi kondisi overload dan underload.
- Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan tenaga kerja.
- Menggunakan hasil Workload Analysis sebagai dasar Manpower Planning.
Materi Training Workload Analysis (Analisis Beban Kerja)
1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia
- Pentingnya pengelolaan sumber daya manusia.
- Peran sumber daya manusia dalam pencapaian tujuan perusahaan.
- Perencanaan sumber daya manusia.
- Hubungan manpower planning dengan kebutuhan organisasi.
2. Konsep Analisis Beban Kerja
- Pengertian Analisis Beban Kerja.
- Tujuan dan manfaat Workload Analysis.
- Peran Analisis Beban Kerja dalam pengelolaan SDM.
- Activity Based Workload Analysis.
- Process Based Workload Analysis.
3. Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja
- Konsep Analisis Jabatan.
- Hubungan Job Analysis dengan Workload Analysis.
- Peran Analisis Jabatan dalam Analisis Beban Kerja.
- Identifikasi aktivitas utama suatu jabatan.
4. Assessment dan Perhitungan Beban Kerja
- Metode Motion Study.
- Metode Work Sampling.
- Pengumpulan data aktivitas pekerjaan.
- Identifikasi waktu penyelesaian pekerjaan.
5. Aspek dalam Analisis Beban Kerja
- Norma Waktu.
- Volume Kerja.
- Jam Kerja Efektif.
- Waktu penyelesaian pekerjaan.
- Kapasitas kerja karyawan.
6. Langkah-Langkah Analisis Beban Kerja Berbasis Aktivitas
- Identifikasi aktivitas pekerjaan.
- Menentukan frekuensi dan volume pekerjaan.
- Menentukan standar waktu.
- Menghitung total beban kerja.
- Menganalisis kapasitas tenaga kerja.
7. Pengukuran Beban Kerja
- Pengukuran beban kerja per jabatan.
- Pengukuran beban kerja per unit kerja.
- Analisis distribusi pekerjaan.
- Identifikasi kesenjangan antara beban kerja dan kapasitas SDM.
8. Menghitung Kebutuhan SDM Optimal
- Perhitungan kebutuhan jumlah tenaga kerja.
- Manpower Requirement Calculation.
- Menentukan kebutuhan SDM berdasarkan workload.
- Menggunakan hasil perhitungan untuk Manpower Planning.
9. Pengukuran Efektivitas dan Efisiensi
- Mengukur efektivitas tenaga kerja.
- Mengukur efisiensi penggunaan SDM.
- Analisis produktivitas tenaga kerja.
- Optimalisasi sumber daya manusia.
10. Mengelola Hasil Analisis Beban Kerja
- Identifikasi kondisi overload.
- Identifikasi kondisi underload.
- Redistribusi pekerjaan.
- Penyesuaian kebutuhan manpower.
- Rekomendasi peningkatan efektivitas organisasi.
Metode Training Workload Analysis
Program Training Workload Analysis menggunakan pendekatan pembelajaran yang mengkombinasikan penjelasan konsep, diskusi, studi kasus, latihan perhitungan, dan pembahasan permasalahan aktual sehingga peserta dapat memahami penerapan Analisis Beban Kerja secara lebih praktis.
- Interactive Presentation
- Discussion
- Case Study
- Exercise
- Workload Calculation Practice
- Workload Analysis Simulation
- Question & Answer
Target Peserta Training Workload Analysis
Program Pelatihan Analisis Beban Kerja direkomendasikan bagi Manager, Supervisor, HR Manager, HR Supervisor, HR Staff, Human Capital, Organization Development (OD), Industrial Engineering, Performance Management, Manpower Planning, Department Head, serta bagian lain yang berkepentingan dalam perencanaan SDM dan pengukuran efektivitas kerja.
Trainer Workload Analysis
Dra. Ani Wijaya, MM, Psi. Team Trainer Johnson Indonesia yang berpengalaman dalam bidang Human Resources Management, Workload Analysis, Manpower Planning, Performance Management, Organization Development, Competency Management, dan pengembangan sumber daya manusia.
Jadwal Training Workload Analysis 2026–2027
Program Public Training Workload Analysis (Analisis Beban Kerja) diselenggarakan secara berkala. Jadwal training tersedia sampai Desember 2027 dan dapat dikonfirmasikan kembali kepada Johnson Indonesia sebelum pendaftaran.
| Periode | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| September 2026 | 01–02 September 2026 |
| Oktober 2026 | 01–02 Oktober 2026 |
| November 2026 | 03–04 November 2026 |
| Desember 2026 | 02–03 Desember 2026 |
| Januari 2027 | 07–08 Januari 2027 |
| Februari 2027 | 05–06 Februari 2027 |
| Maret 2027 | 10–11 Maret 2027 |
| April 2027 | 06–07 April 2027 |
| Mei 2027 | 18–19 Mei 2027 |
| Juni 2027 | 08–09 Juni 2027 |
| Juli 2027 | 20–21 Juli 2027 |
| Agustus 2027 | 24–25 Agustus 2027 |
| September 2027 | 21–22 September 2027 |
| Oktober 2027 | 19–20 Oktober 2027 |
| November 2027 | 23–24 November 2027 |
| Desember 2027 | 14–15 Desember 2027 |
Catatan: Jadwal dapat dikonfirmasikan kembali sebelum pendaftaran. Untuk kebutuhan perusahaan, tersedia In-House Training dengan jadwal, lokasi, dan materi yang dapat disesuaikan.
Durasi Training Workload Analysis
- Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
- Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
- In-House Training: durasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Lokasi Training Workload Analysis
Alternatif tempat pelaksanaan Training Workload Analysis Jakarta antara lain Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta.
Fee Investasi Training Workload Analysis
Offline Training Jakarta
Rp 5.950.000/orang / 2 hari Minimal mengirimkan 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel. Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
- Rp 8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
- Rp 8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.
Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training
- Rp 8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
- Rp 5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
Lokasi: Training Center Johnson Indonesia. Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training Workload Analysis
Rp 5.500.000/orang / 2 hari Pelaksanaan melalui Zoom Meeting pukul 09.00–16.00 WIB.
In-House Training Workload Analysis
Johnson Indonesia juga menyediakan In-House Training Workload Analysis untuk perusahaan yang ingin melakukan Analisis Beban Kerja berdasarkan kondisi aktual organisasi. Materi dapat disesuaikan dengan struktur organisasi, job description, jumlah tenaga kerja, aktivitas pekerjaan, volume pekerjaan, jam kerja efektif, maupun sistem Manpower Planning yang digunakan perusahaan. Program dapat dikembangkan menjadi workshop yang lebih spesifik seperti Workload Analysis & Manpower Planning, Analisis Beban Kerja Berbasis Aktivitas, Job Analysis & Workload Analysis, Workforce Planning, Manpower Requirement Analysis, serta program peningkatan produktivitas dan efektivitas organisasi.
Perusahaan yang Pernah Mengikuti Training Sejenis
Program Workload Analysis (Analisis Beban Kerja) dan training sejenis Johnson Indonesia telah diikuti peserta dari berbagai perusahaan. Client yang tercantum pada program ini antara lain:
- PT Honda Prospect Motor
Training Terkait Workload Analysis dan Manpower Planning
Untuk memperkuat kompetensi dalam bidang Analisis Beban Kerja, Manpower Planning, Performance Management dan Human Resources Management, peserta juga dapat mengikuti beberapa program training terkait dari Johnson Indonesia:
- Strategic HR Management & Manpower Analysismembahas strategic human resource management, manpower planning, job analysis dan workload analysis.
- Performance Management: Designing & Implementing membantu perusahaan membangun sistem pengelolaan dan pengukuran kinerja yang terintegrasi.
- Training Performance Appraisal membahas proses penilaian, evaluasi, performance review, dan feedback kinerja karyawan.
- Training Design KPI for HR Department mempelajari penyusunan Key Performance Indicator sebagai alat pengukuran kinerja.
- Training Job Analysis & Job Evaluation membahas analisis jabatan, evaluasi jabatan dan penerapannya dalam pengelolaan SDM.
- Training Job Description & Standard Operating Procedures membantu perusahaan menyusun uraian jabatan dan prosedur kerja secara sistematis.
- Program Training Human Resources Management kumpulan program HR Management, KPI, Performance Management, Recruitment, Competency, Manpower Planning dan pengembangan SDM.
Mengapa Memilih Training Workload Analysis Johnson Indonesia?
Training Workload Analysis Johnson Indonesia memberikan pemahaman mengenai Analisis Beban Kerja mulai dari konsep hingga proses perhitungan kebutuhan tenaga kerja. Peserta mempelajari hubungan antara aktivitas pekerjaan, volume kerja, norma waktu, jam kerja efektif, kapasitas SDM, dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Pendekatan ini membantu perusahaan memperoleh dasar yang lebih objektif dalam menentukan kebutuhan manpower, mengidentifikasi overload maupun underload, meningkatkan produktivitas, serta membangun organisasi yang lebih efektif dan efisien.
FAQ Training Workload Analysis
Apa itu Workload Analysis?
Workload Analysis atau Analisis Beban Kerja adalah proses untuk mengukur jumlah pekerjaan dan kapasitas kerja pada suatu jabatan atau unit organisasi sehingga perusahaan dapat menentukan kebutuhan tenaga kerja secara lebih objektif.
Apa tujuan Analisis Beban Kerja?
Analisis Beban Kerja bertujuan mengetahui tingkat beban kerja, mengidentifikasi kondisi overload atau underload, menentukan kebutuhan SDM, meningkatkan efektivitas pembagian pekerjaan, serta mendukung proses Manpower Planning.
Siapa yang sebaiknya mengikuti Training Workload Analysis?
Training ini sesuai untuk HR Manager, HR Supervisor, HR Staff, Human Capital, Organization Development, Industrial Engineering, Performance Management, Manager, Supervisor, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap manpower planning dan produktivitas organisasi.
Apakah Training Workload Analysis membahas perhitungan kebutuhan SDM?
Ya. Peserta mempelajari aspek Norma Waktu, Volume Kerja, Jam Kerja Efektif, pengukuran beban kerja per jabatan dan unit kerja, hingga proses menghitung kebutuhan SDM yang optimal.
Apakah tersedia In-House Training Workload Analysis?
Ya. Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Workload Analysis dengan materi, studi kasus, data pekerjaan, jadwal, dan lokasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Informasi & Pendaftaran Training
Johnson Indonesia – Training Center Training Provider Since 2002 Telp: (021) 541 9152 HP / WhatsApp: 0815 972 5020 Hubungi Johnson Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal Training Workload Analysis (Analisis Beban Kerja), Public Training, Online Training, Private Training maupun permintaan In-House Training untuk perusahaan.
