
Training Managing Debt Collection
Training Managing Debt Collection merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola proses penagihan secara efektif, sistematis dan profesional. Program ini membahas strategi debt collection dari perspektif manajemen, psikologis, risiko, hukum, remedial account hingga tindakan nyata yang dapat diterapkan oleh petugas collection di lapangan. Proses penagihan bukan hanya kegiatan menghubungi debitur untuk meminta pembayaran. Perusahaan membutuhkan sistem Debt Collection Management yang mampu mengintegrasikan strategi, sumber daya manusia, kebijakan perusahaan, legal protection, database, monitoring serta pendekatan komunikasi yang tepat terhadap debitur, buyer, consumer, agen maupun distributor. Melalui Pelatihan Managing Debt Collection, peserta akan mempelajari paradigma baru dalam pengelolaan collection, penerapan Risk Management dalam Credit and Collection, strategi remedial account, pendekatan alternatif terhadap account bermasalah, aspek legal dalam penyelesaian hutang serta pembangunan preventive and monitoring system yang efektif.
Mengapa Training Managing Debt Collection Penting?
Piutang dan kredit merupakan bagian penting dalam aktivitas bisnis, tetapi pada saat yang sama juga menimbulkan risiko apabila pembayaran tidak berjalan sesuai jadwal. Keterlambatan pembayaran yang tidak ditangani secara sistematis dapat berkembang menjadi overdue account, delinquent account hingga bad debt yang berdampak terhadap cash flow dan profitabilitas perusahaan. Karena itu, perusahaan membutuhkan strategi debt collection yang tidak hanya berorientasi pada penagihan, tetapi juga memperhatikan hubungan dengan customer, aspek hukum, profil risiko, kondisi keuangan debitur serta alternatif penyelesaian yang masih memungkinkan terjadinya pembayaran. Training Managing Debt Collection membantu peserta memahami bagaimana menentukan pendekatan collection berdasarkan karakteristik account. Peserta akan mempelajari alternatif collection, best approach, pengembangan remedial account serta bagaimana menggali sumber solusi yang memungkinkan terciptanya cash flow untuk menyelesaikan kewajiban. Peserta juga akan memahami pentingnya Risk Management dalam Credit and Collection. Dengan pendekatan berbasis risiko, perusahaan dapat melakukan prioritas penagihan, memonitor perkembangan account, mengidentifikasi potensi masalah lebih awal serta menentukan langkah tindak lanjut yang lebih tepat. Aspek hukum juga merupakan bagian penting dalam debt collection. Petugas collection perlu memahami batas, perlindungan hukum dan prinsip penyelesaian hutang agar aktivitas penagihan tetap profesional serta tidak menimbulkan risiko hukum bagi perusahaan. Dengan penerapan preventive and monitoring system yang baik, aktivitas collection dapat menjadi lebih terukur, terdokumentasi dan terintegrasi sehingga perusahaan memiliki peluang lebih besar dalam menekan tingkat bad debt dan menjaga kualitas Account Receivable.
Manfaat Training Managing Debt Collection
- Memahami paradigma baru dalam Debt Collection Management.
- Meningkatkan kemampuan mengelola proses collection secara profesional.
- Memahami strategi collection dari perspektif manajemen dan psikologis.
- Mampu menangani permasalahan kewajiban debitur, buyer, consumer, agen dan distributor.
- Memahami Risk Management dalam Credit and Collection.
- Memahami berbagai alternatif strategi penagihan.
- Mampu menentukan pendekatan collection yang sesuai dengan kondisi account.
- Memahami strategi membangun dan menangani Remedial Account.
- Memahami Legal Aspect dalam Debt Solution.
- Memahami prinsip Legal Protection dalam aktivitas collection.
- Mampu membangun Preventive and Monitoring System.
- Memahami pentingnya Integrated Policy dalam collection management.
- Memanfaatkan database sebagai pendukung aktivitas penagihan.
- Membantu perusahaan menjaga cash flow dan mengurangi risiko bad debt.
Materi Training Managing Debt Collection
1. New Paradigm on Debt Collection Management
- Paradigma baru Debt Collection Management.
- Perubahan pendekatan collection dari konvensional menuju strategi yang lebih profesional.
- Hubungan Debt Collection dengan kualitas Account Receivable.
- Peran Collection Management dalam menjaga cash flow perusahaan.
2. Smart Strategic
- Strategi penagihan secara efektif dan terencana.
- Menentukan prioritas account.
- Menentukan pendekatan berdasarkan kondisi debitur.
- Penyusunan action plan collection.
3. Legal Protection
- Memahami perlindungan hukum dalam aktivitas collection.
- Batas-batas tindakan collection.
- Mitigasi risiko hukum dalam proses penagihan.
- Dokumentasi sebagai perlindungan bagi perusahaan.
4. Organization, Tools and Action
- Organisasi fungsi collection.
- Peran dan tanggung jawab petugas collection.
- Tools yang mendukung proses penagihan.
- Action plan dan tindak lanjut collection.
5. Risk Management dalam Credit and Collection
- Pemahaman Credit Risk dan Collection Risk.
- Identifikasi risiko account bermasalah.
- Penentuan prioritas berdasarkan tingkat risiko.
- Monitoring risiko dalam proses collection.
- Mitigasi risiko kredit dan collection.
6. Kiat Sukses Management Debt Collection
- Prinsip pengelolaan Debt Collection yang efektif.
- Pengembangan strategi berdasarkan kondisi account.
- Monitoring hasil collection.
- Evaluasi keberhasilan proses penagihan.
7. Alternative Collection & Best Approach
- Berbagai alternatif pendekatan penagihan.
- Menentukan best approach berdasarkan profil customer.
- Strategi komunikasi terhadap account bermasalah.
- Menentukan solusi berdasarkan kemampuan pembayaran debitur.
8. Explore Source of Solution – Creating Cash Flow
- Mengidentifikasi sumber solusi pembayaran.
- Menganalisis kemampuan dan sumber cash flow debitur.
- Mengembangkan alternatif penyelesaian kewajiban.
- Membangun komitmen pembayaran.
9. Strategi Membangun Remedial Account
- Pemahaman konsep Remedial Account.
- Identifikasi account yang memerlukan tindakan remedial.
- Alternatif strategi remedial.
- Menentukan tindakan penagihan.
10. Strategi Collection Berdasarkan Jenis Bisnis
- Corporate Service Industry.
- Consumer Finance.
- Retail Business.
- Penyesuaian strategi collection terhadap karakteristik bisnis.
11. Legal Aspect on Debt Solution
- Aspek hukum dalam penyelesaian hutang.
- Legal Practice.
- Legal consideration dalam proses collection.
- Pemahaman Material Draft and Concept.
12. Preventive and Monitoring System
- Pencegahan terjadinya account bermasalah.
- Early warning dalam aktivitas collection.
- Monitoring perkembangan account.
- Evaluasi tindak lanjut hasil penagihan.
13. Integrated Policy
- Penyusunan kebijakan collection terintegrasi.
- Hubungan Credit Policy dan Collection Policy.
- Koordinasi antara fungsi Credit, Finance dan Collection.
- Pengendalian terhadap proses penagihan.
14. Database Support
- Pentingnya data dalam pengelolaan collection.
- Database customer dan account.
- Pemanfaatan data untuk monitoring.
- Data sebagai dasar menentukan strategi collection.
15. Case Study Managing Debt Collection
- Analisis kasus account bermasalah.
- Menentukan prioritas collection.
- Menentukan alternatif solusi.
- Penyusunan collection action plan.
- Evaluasi hasil dan tindakan lanjutan.
Metode Training
- Presentasi dan pembahasan konsep.
- Diskusi interaktif.
- Studi kasus Debt Collection.
- Analisis account bermasalah.
- Simulasi penanganan debitur.
- Problem solving.
- Role play collection.
- Sharing best practice.
Target Peserta
Training Managing Debt Collection direkomendasikan untuk Collection Officer, Debt Collector, Desk Collector, Field Collector, Collection Supervisor, Collection Manager, Remedial Officer, Recovery Officer, Credit Control, Account Receivable, Credit Analyst, Finance, Sales Manager, Branch Manager serta pihak-pihak terkait yang menangani kredit, piutang dan proses collection.
Team Trainer Johnson Indonesia
- Rini Fauziyah, SE., Akt., MM., CFE.
- Rustam Silaen
- Dr. Tasrif, SH., MH.
- Trainer expert lainnya di bidang Multifinance, Credit & Collection sesuai kebutuhan perusahaan.
Jadwal Training Managing Debt Collection:
| 07–08 Januari | 30–31 Juli |
| 05–06 Februari | 10–11 Agustus |
| 10–11 Maret | 01–02 September |
| 06–07 April | 01–02 Oktober |
| 18–19 Mei | 03–04 November |
| 08–09 Juni | 02–03 Desember |
Catatan: Jadwal dapat disesuaikan atau direquest untuk kebutuhan perusahaan dan program in-house training.
Fee Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang – 2 hari training.
- Minimal mengirimkan 3 peserta untuk kepastian running di hotel.
- Termasuk Seminar Kit.
- Certificate.
- Lunch.
- Snack.
- Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang – Pasti Running.
- Rp8.500.000/orang – Pengiriman 1–5 peserta.
- Rp8.000.000/orang – Pengiriman di atas 5 peserta.
Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Private Onsite Training
- Rp8.000.000/orang / 2 Hari – Pasti Running.
- Rp5.950.000/orang / 1 Hari – Pasti Running.
- Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
- Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Online Training
Rp5.500.000/orang – 2 hari training, pukul 09.00–16.00 WIB.
Perusahaan yang Telah Mengikuti Training Sejenis
Program Credit & Collection Training Johnson Indonesia telah diikuti oleh berbagai perusahaan, antara lain:
- PT Dipo Star Finance
- PT Artha Asia Finance
- PT Mandiri Tunas Finance
- PT Mandiri Utama Finance
- PT Clemont Finance Tbk.
- PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
- Dan perusahaan lainnya.
Training Terkait Debt Collection & Multifinance
Untuk meningkatkan kompetensi Credit dan Collection secara lebih komprehensif, Anda juga dapat mengikuti program training terkait berikut:
- Training Field Collection
- Training Desk Collection Strategy
- Training Credit Collection – Direct / By Phone
- Training Technical Debt Collection Report Writing
- Training Professional & SMART Collector for Bad Debt
- Training How to Manage Collector
- Training Penanganan Debitur Bermasalah & Cara Penagihan Yang Efektif
- Multifinance Training Series
Daftar Training Managing Debt Collection
Training Managing Debt Collection merupakan pilihan program bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi tim dalam mengelola account bermasalah, menentukan strategi penagihan, menerapkan Risk Management, membangun Remedial Account, memahami aspek legal serta menjalankan preventive and monitoring system secara lebih efektif. Dengan pengelolaan debt collection yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan kualitas Account Receivable, mempercepat cash collection, meminimalkan potensi bad debt serta meningkatkan efektivitas proses penyelesaian account bermasalah. Johnson Indonesia menyediakan program dalam format Public Training, Online Training, Private Training dan In-House Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 www.seminarjohnson.com
