
Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
Training Integrated Maintenance & Spare Part Management merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola aktivitas maintenance dan persediaan spare part secara terintegrasi. Program ini membahas Modern Maintenance Management, Total Productive Maintenance (TPM), Computerized Maintenance Management System (CMMS), maintenance planning, pengendalian persediaan spare part, inventory control serta pengukuran kinerja sistem maintenance dan spare parts management.
Keandalan mesin dan peralatan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi. Kerusakan mesin, downtime yang tinggi, keterlambatan penyediaan spare part serta persediaan suku cadang yang terlalu besar dapat meningkatkan biaya operasional dan mengurangi produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sistem Maintenance and Spare Part Management yang terencana, efektif dan terintegrasi.
Melalui Training Integrated Maintenance & Spare Part Management, peserta akan mempelajari bagaimana mengembangkan sistem maintenance yang lebih proaktif, mengoptimalkan penggunaan Computerized Maintenance Management System, mengelola kebutuhan spare part, menentukan tingkat persediaan yang optimal serta mengevaluasi performa maintenance menggunakan indikator yang relevan.
Mengapa Training Maintenance & Spare Part Management Penting?
Maintenance dan spare part merupakan dua fungsi yang saling berkaitan. Program preventive maupun predictive maintenance tidak akan berjalan optimal apabila spare part kritis tidak tersedia ketika dibutuhkan. Sebaliknya, persediaan spare part yang terlalu besar akan meningkatkan inventory carrying cost dan mengikat modal kerja perusahaan.
Pengelolaan yang terintegrasi membantu perusahaan menentukan kapan maintenance harus dilakukan, spare part apa yang harus tersedia, berapa jumlah persediaan yang diperlukan serta bagaimana efektivitas sistem tersebut diukur. Pendekatan ini membantu mengurangi downtime, meningkatkan equipment reliability, mengendalikan maintenance cost dan menjaga kelangsungan proses produksi.
Tujuan Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
Training ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep Modern Maintenance Management dan Spare Parts Management secara terintegrasi. Peserta akan memahami pendekatan preventive, predictive dan productive maintenance, penggunaan CMMS, teknik pengendalian inventory spare part serta metode evaluasi performa maintenance.
Program ini juga membantu peserta mengembangkan strategi untuk meningkatkan reliability dan availability mesin, mengoptimalkan persediaan spare part, mengurangi biaya maintenance serta membangun sistem pemeliharaan yang lebih efektif dan berbasis data.
Manfaat Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
Setelah mengikuti training, peserta diharapkan mampu memahami konsep Modern Maintenance Management, komputerisasi sistem maintenance, Total Productive Maintenance (TPM), Spare Parts Management, optimasi persediaan menggunakan model Inventory Control serta teknik pengukuran performa sistem maintenance dan spare parts management perusahaan.
Peserta juga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antara Production, Maintenance, Engineering, Purchasing dan Warehouse sehingga ketersediaan mesin serta spare part dapat dikelola secara lebih efektif dengan tetap mempertimbangkan aspek reliability, operational continuity dan cost efficiency.
Materi Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
1. Introduction to Maintenance Management
- Pengertian dan Tujuan Maintenance Management
- Peranan Maintenance dalam Operasional Perusahaan
- Hubungan Maintenance dengan Production
- Equipment Reliability dan Availability
- Maintenance Cost dan Operational Efficiency
2. Modern Maintenance Management
- Breakdown Maintenance
- Corrective Maintenance
- Preventive Maintenance
- Predictive Maintenance
- Condition Based Maintenance
- Planned Maintenance
- Reliability-Based Maintenance
3. Total Productive Maintenance (TPM)
- Konsep Dasar Total Productive Maintenance
- Tujuan dan Manfaat TPM
- Autonomous Maintenance
- Planned Maintenance
- Focused Improvement
- Peran Operator dan Maintenance dalam TPM
- Continuous Improvement
4. Maintenance Planning & Scheduling
- Maintenance Planning
- Maintenance Scheduling
- Preventive Maintenance Schedule
- Inspection Schedule
- Maintenance Work Order
- Manpower Planning
- Maintenance Resource Planning
5. Computerized Maintenance Management System (CMMS)
- Konsep Computerized Maintenance Management System
- Equipment Database
- Maintenance History
- Work Order Management
- Preventive Maintenance Scheduling
- Spare Part Inventory Database
- Maintenance Reporting
- Maintenance Performance Dashboard
6. Evaluasi Sistem Maintenance Management
- Equipment Availability
- Breakdown Frequency
- Maintenance Cost
- Mean Time Between Failure (MTBF)
- Mean Time To Repair (MTTR)
- Overall Equipment Effectiveness (OEE)
- Preventive Maintenance Compliance
- Maintenance Backlog
7. Fundamental Spare Parts Management
- Pengertian Spare Parts Management
- Peranan Spare Part dalam Maintenance
- Hubungan Spare Part Availability dengan Equipment Reliability
- Spare Part Planning
- Spare Part Procurement
- Spare Part Storage
- Spare Part Consumption
8. Klasifikasi Material dan Spare Part
- Critical Spare Part
- Non-Critical Spare Part
- Fast Moving Spare Part
- Slow Moving Spare Part
- Non-Moving Spare Part
- Consumable Part
- Insurance Spare Part
- ABC Classification
- VED Analysis
9. Spare Part Inventory Control
- Konsep Inventory Control
- Minimum Stock
- Maximum Stock
- Safety Stock
- Reorder Point
- Economic Order Quantity (EOQ)
- Lead Time
- Stock Level Optimization
- Inventory Turnover
10. Demand Planning & Spare Part Forecasting
- Analisis Historical Consumption
- Demand Forecasting
- Maintenance-Based Forecasting
- Equipment Criticality
- Failure Pattern
- Lead Time Analysis
- Menentukan Kebutuhan Spare Part
11. Critical Spare Part Management
- Identifikasi Critical Spare Part
- Equipment Criticality Analysis
- Risiko Stockout
- Dampak Spare Part terhadap Production Downtime
- Strategi Penyediaan Critical Spare Part
- Critical Spare Part Register
12. Spare Part Warehouse Management
- Layout Penyimpanan Spare Part
- Identification dan Coding System
- Material Receiving
- Storage & Preservation
- Material Issuing
- Stock Accuracy
- Cycle Counting
- Stock Opname
13. Spare Part Procurement & Supplier Management
- Purchase Planning
- Supplier Selection
- Supplier Performance Evaluation
- Lead Time Management
- Quality of Spare Part
- Cost Analysis
- Supplier Relationship Management
14. Optimasi Persediaan Spare Part
- Menyeimbangkan Availability dan Inventory Cost
- Reducing Excess Inventory
- Reducing Stockout
- Dead Stock Management
- Obsolete Spare Part Management
- Inventory Optimization Strategy
15. Maintenance & Spare Part KPI
- Equipment Availability
- MTBF
- MTTR
- Maintenance Cost
- Schedule Compliance
- Spare Part Availability
- Inventory Accuracy
- Stockout Rate
- Inventory Turnover
- Service Level
16. Evaluasi Performansi Sistem Spare Parts Management
- Pengukuran Efektivitas Persediaan
- Analisis Inventory Cost
- Analisis Stockout
- Analisis Slow Moving dan Dead Stock
- Spare Part Availability
- Performance Monitoring
- Continuous Improvement
17. Integrasi Maintenance dan Spare Parts Management
- Integrasi Maintenance Planning dengan Spare Part Planning
- Integrasi Work Order dengan Material Requirement
- Koordinasi Maintenance, Production, Purchasing dan Warehouse
- Maintenance History dan Spare Part Consumption
- Equipment Reliability dan Spare Part Availability
- Integrated Maintenance Information System
18. Studi Kasus dan Workshop
- Evaluasi Sistem Maintenance Perusahaan
- Perhitungan MTBF dan MTTR
- Analisis Critical Spare Part
- Perhitungan Safety Stock dan Reorder Point
- Analisis Inventory Spare Part
- Penyusunan Maintenance KPI
- Penyusunan Spare Part KPI
- Studi Kasus dan Diskusi
Target Peserta
Training Integrated Maintenance & Spare Part Management direkomendasikan bagi Manager dan Supervisor Production & Maintenance serta profesional dari bagian Engineering, Plant, Reliability, Utility, Warehouse, Inventory, Purchasing, Procurement, PPIC dan fungsi lainnya yang berkaitan dengan maintenance mesin dan pengelolaan spare part.
Team Trainer Johnson Indonesia
Program Training Integrated Maintenance & Spare Part Management difasilitasi oleh Dr. Iphov Kumala Sriwana atau Iwan Nova sebagai alternatif trainer, serta Team Trainer Johnson Indonesia sesuai kebutuhan dan jadwal pelaksanaan program.
Jadwal Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
| 21–22 Januari 2027 | 23-24 Juli 2027 |
| 19–20 Februari 2027 | 19–20 Agustus 2027 |
| 25–26 Maret 2027 | 22-23 September 2026 |
| 20–21 April 2027 | 22-23 Oktober 2026 |
| 21–22 Mei 2027 | 17–18 November 2026 |
| 22–23 Juni 2027 | 16–17 Desember 2026 |
Jam Pelaksanaan: Online Training dan Offline Training dilaksanakan selama 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
Tempat dan Metode Training
Program tersedia dalam metode Offline Training di hotel atau Johnson Training Center dan Online Training melalui Zoom Meeting. Alternatif hotel meliputi Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.
Fee Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000,-/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari. Minimal pengiriman 3 peserta dan program pasti running di hotel. Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
Rp12.000.000,-/orang untuk program pasti running. Untuk pengiriman 1–5 peserta sebesar Rp8.500.000,-/orang, sedangkan pengiriman di atas 5 peserta sebesar Rp8.000.000,-/orang. Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Private Onsite Training
Investasi sebesar Rp8.000.000,-/orang untuk 2 hari atau Rp5.950.000,-/orang untuk 1 hari. Program pasti running dan dapat dilaksanakan di Training Center Johnson Indonesia. Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Online Training
Investasi Rp5.500.000,-/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
Training Maintenance Terkait
Training Total Productive Maintenance (TPM) sangat relevan untuk memperdalam Autonomous Maintenance, Planned Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Equipment Losses dan implementasi TPM dalam meningkatkan produktivitas serta keandalan mesin.
Training Heavy Equipment Maintenance & Reliability Improvement dapat menjadi program lanjutan untuk meningkatkan kemampuan dalam Reliability Improvement, Failure Analysis, Condition Monitoring dan Maintenance Performance.
Training Just In Time (JIT) membahas efisiensi proses produksi, waste elimination, inventory reduction, Kanban, machine efficiency dan penerapan prinsip continuous improvement.
Training 5S Workplace Organization dapat mendukung implementasi maintenance melalui workplace organization, visual management, standardisasi dan pembentukan budaya kerja yang disiplin.
Mengapa Memilih Johnson Indonesia?
Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, Online Training, Private Training dan In-House Training untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia perusahaan. Materi program dapat disesuaikan dengan jenis mesin, sistem maintenance, kondisi persediaan spare part, kebutuhan perusahaan serta level kompetensi peserta.
Daftar Training Integrated Maintenance & Spare Part Management
Tingkatkan keandalan mesin sekaligus optimalkan persediaan suku cadang melalui Training Integrated Maintenance & Spare Part Management bersama Johnson Indonesia. Peserta akan mempelajari Modern Maintenance Management, TPM, CMMS, Maintenance Planning, Spare Parts Management, Inventory Control, Critical Spare Part, MTBF, MTTR serta Maintenance & Spare Part KPI untuk mendukung operasi yang lebih efektif, efisien dan produktif.
