Training Business Process Mapping

 

Training Business Process Mapping

Training Business Process Mapping adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk membantu peserta memahami, memetakan, menganalisis, mendokumentasikan, dan meningkatkan proses bisnis perusahaan secara sistematis. Melalui pendekatan Business Process Mapping, Process Analysis, Workflow Mapping, Flowchart, dan Business Process Improvement, peserta dapat melihat hubungan antaraktivitas dan antarunit kerja secara lebih jelas.

Dalam sebuah organisasi, proses bisnis sering kali melibatkan berbagai fungsi, departemen, sistem, dokumen, aktivitas, approval, dan Process Owner. Tanpa pemetaan proses yang baik, perusahaan dapat mengalami duplikasi pekerjaan, bottleneck, aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, ketidakjelasan tanggung jawab, hingga proses kerja yang terlalu panjang.

Melalui Pelatihan Business Process Mapping, peserta akan mempelajari teknik mengidentifikasi proses, menentukan input dan output, memahami hubungan antaraktivitas, membuat visualisasi alur kerja, menganalisis kondisi As-Is Process, serta mengembangkan To-Be Process untuk mendukung peningkatan efisiensi dan efektivitas organisasi.

Mengapa Training Business Process Mapping Penting?

Business Process Mapping membantu perusahaan melihat bagaimana pekerjaan sebenarnya berjalan dari awal hingga akhir. Dengan menggambarkan proses secara visual, organisasi dapat memahami hubungan antarunit, menemukan titik permasalahan, mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, serta menentukan peluang penyederhanaan dan perbaikan proses.

Training Business Process Mapping Johnson Indonesia membantu peserta tidak hanya memahami teori proses bisnis, tetapi juga mengembangkan kemampuan praktis dalam melakukan Process Mapping, Process Analysis, Workflow Analysis, Flowcharting, dan Business Process Improvement.

Tujuan Training Business Process Mapping

  • Memahami konsep dasar Business Process.
  • Memahami konsep dan manfaat Business Process Mapping.
  • Mengidentifikasi proses utama dalam organisasi.
  • Memahami hubungan antarproses dan antarunit kerja.
  • Menentukan Process Owner.
  • Mengidentifikasi input, activity, decision, dan output.
  • Membuat Flowchart dan Process Map.
  • Membuat Cross-Functional Process Map.
  • Memetakan kondisi As-Is Process.
  • Menganalisis bottleneck dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
  • Mengembangkan To-Be Process.
  • Mendukung Business Process Improvement.
  • Menggunakan Process Mapping sebagai dasar pengembangan SOP.

Manfaat Training Business Process Mapping

  • Membantu perusahaan memahami proses kerja secara end-to-end.
  • Meningkatkan transparansi proses bisnis.
  • Memperjelas peran dan tanggung jawab setiap unit.
  • Mengidentifikasi bottleneck dalam workflow.
  • Mengurangi duplikasi pekerjaan.
  • Mengidentifikasi aktivitas non-value-added.
  • Meningkatkan koordinasi lintas fungsi.
  • Mendukung standardisasi proses.
  • Membantu pengembangan dan perbaikan SOP.
  • Mendukung Continuous Improvement.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses.
  • Mendukung transformasi dan otomatisasi proses bisnis.

Materi Training Business Process Mapping

1. Understanding Business Process

  • Pengertian Business Process.
  • Input – Process – Output.
  • Internal Customer dan External Customer.
  • Process Owner.
  • Hubungan proses dengan tujuan organisasi.

2. Business Process Classification

  • Core / Operational Process.
  • Management Process.
  • Supporting Process.
  • Hubungan antarproses.
  • Identifikasi proses utama organisasi.

3. Introduction to Business Process Mapping

  • Pengertian Business Process Mapping.
  • Tujuan Process Mapping.
  • Manfaat Process Map bagi organisasi.
  • Level dalam pemetaan proses.
  • End-to-End Business Process.

4. Identifying Business Processes

  • Menentukan batas proses.
  • Menentukan trigger proses.
  • Menentukan Process Owner.
  • Mengidentifikasi stakeholder.
  • Mengidentifikasi input dan output.
  • Mengidentifikasi customer dan supplier proses.

5. Process Mapping Symbols & Techniques

  • Process / Activity.
  • Decision.
  • Input dan Output.
  • Document.
  • Connector.
  • Start dan End.
  • Sequence Flow.

6. Flowchart for Business Process

  • Pengertian Flowchart.
  • Basic Flowchart.
  • Process Flow Diagram.
  • Workflow Chart.
  • Membuat alur proses secara sistematis.

7. Cross-Functional Process Mapping

  • Pengertian Cross-Functional Process Map.
  • Swimlane Process Mapping.
  • Menentukan fungsi dan unit kerja.
  • Memetakan aktivitas lintas departemen.
  • Mengidentifikasi handoff antarunit.

8. SIPOC Process Mapping

  • Supplier.
  • Input.
  • Process.
  • Output.
  • Customer.
  • Menggunakan SIPOC untuk memahami proses secara high level.

9. As-Is Business Process Mapping

  • Memetakan proses existing.
  • Memahami kondisi proses saat ini.
  • Mengidentifikasi aktivitas aktual.
  • Mengidentifikasi Process Owner dan PIC.
  • Mengidentifikasi dokumen dan sistem.
  • Mengidentifikasi decision point.

10. Business Process Analysis

  • Analisis Process Map.
  • Mengidentifikasi bottleneck.
  • Mengidentifikasi duplication.
  • Mengidentifikasi delay.
  • Mengidentifikasi unnecessary approval.
  • Mengidentifikasi non-value-added activity.
  • Mengidentifikasi risiko dalam proses.

11. Value Added & Non-Value-Added Analysis

  • Value-Added Activity.
  • Business Value-Added Activity.
  • Non-Value-Added Activity.
  • Mengidentifikasi waste dalam proses.
  • Menentukan peluang simplifikasi.

12. Business Process Improvement

  • Process Improvement Principles.
  • Eliminate.
  • Simplify.
  • Integrate.
  • Automate.
  • Mengembangkan proses yang lebih efektif.

13. Designing To-Be Business Process

  • Merancang future process.
  • Menghilangkan aktivitas yang tidak diperlukan.
  • Menyederhanakan workflow.
  • Mengurangi unnecessary approval.
  • Meningkatkan koordinasi lintas fungsi.
  • Mengidentifikasi peluang automation.

14. Business Process Mapping & SOP

  • Hubungan Process Mapping dengan SOP.
  • Process Map sebagai dasar penyusunan prosedur.
  • Menentukan PIC dan responsibility.
  • Menentukan dokumen dan record.
  • Mengubah Process Map menjadi prosedur kerja.

15. Business Process Mapping & BPMN

  • Pengenalan Business Process Model and Notation (BPMN).
  • Activities.
  • Events.
  • Gateways.
  • Sequence Flow.
  • Pool dan Lane.
  • Perbedaan Process Mapping sederhana dan BPMN.

16. Business Process Mapping for Automation

  • Mengidentifikasi aktivitas manual.
  • Mengidentifikasi repetitive task.
  • Mengidentifikasi automation opportunity.
  • Workflow Automation.
  • Digital Process Improvement.

17. Workshop Business Process Mapping

  • Identifikasi proses bisnis.
  • Membuat SIPOC.
  • Membuat Flowchart.
  • Membuat Cross-Functional Process Map.
  • As-Is Process Mapping.
  • Process Analysis.
  • To-Be Process Design.
  • Presentasi dan pembahasan hasil workshop.

Catatan: Materi Training Business Process Mapping dapat disesuaikan dengan proses bisnis, SOP, struktur organisasi, sistem, kebutuhan improvement, dan permasalahan aktual perusahaan khususnya untuk program In-House Training.

Target Peserta Training Business Process Mapping

  • Director dan Management.
  • Department Head.
  • Manager dan Supervisor.
  • Business Process Manager.
  • Business Process Analyst.
  • Business Analyst.
  • Process Owner.
  • Organization Development.
  • Quality Assurance.
  • Quality Management.
  • Operational Excellence.
  • Continuous Improvement Team.
  • Internal Control.
  • Internal Audit.
  • Risk Management.
  • Compliance.
  • Human Resources.
  • Information Technology.
  • System Analyst.
  • Project Management Team.
  • Personel yang bertanggung jawab terhadap SOP dan Process Improvement.

Jadwal Public Training

No. Tanggal Pelaksanaan
1 29-30 September 2026
2 07-08 Oktober 2026
3 28-29 November 2026
4 14-15 Desember 2026

Jam Pelaksanaan Training

  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Metode Training

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Public Training.
  • Private Training.
  • Corporate / In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.

Lokasi Training Jakarta

Alternatif lokasi OfflineΒ  Training Jakarta antara lain Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta. Private Training juga dapat diselenggarakan di Johnson Training Center – Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000/orang – 2 Hari Minimal mengirimkan 3 peserta – Pasti Running di Hotel. Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING
  • Rp 8.500.000/orang – mengirimkan 1–5 peserta
  • Rp 8.000.000/orang – mengirimkan lebih dari 5 peserta

Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training – Johnson Training Center

  • Rp 8.000.000/orang / 2 Hari – PASTI RUNNING
  • Rp 5.950.000/orang / 1 Hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Johnson Training Center. Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Communication Training

Rp 5.500.000/orang Durasi: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Client Training Johnson Indonesia

Johnson Indonesia telah dipercaya oleh berbagai perusahaan swasta, BUMN, perbankan, manufaktur, pertambangan, telekomunikasi, jasa, lembaga pemerintah, dan berbagai organisasi lainnya dalam menyelenggarakan program pengembangan sumber daya manusia dan Business Process Improvement.

Daftar perusahaan yang pernah mengikuti Training Business Process Mapping dapat ditambahkan berdasarkan database client dan dokumentasi pelaksanaan training Johnson Indonesia.

Training Terkait Business Process Mapping

Untuk meningkatkan kompetensi Business Process Management, Process Improvement, BPMN, SOP, Continuous Improvement, dan Operational Excellence, peserta dapat mengikuti beberapa program training terkait berikut:

Business Process Mapping dan Business Process Improvement

Business Process Mapping merupakan salah satu langkah penting dalam Business Process Improvement. Sebelum melakukan perbaikan, organisasi perlu memahami bagaimana proses berjalan saat ini. Melalui As-Is Process Mapping, perusahaan dapat mengidentifikasi bottleneck, duplication, delay, unnecessary approval, dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.

Hasil analisis kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan To-Be Business Process yang lebih sederhana, terintegrasi, efektif, dan mendukung kebutuhan organisasi.

Business Process Mapping untuk Penyusunan SOP

Process Mapping dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan dan pengembangan Standard Operating Procedure (SOP). Melalui Process Map, perusahaan dapat memahami urutan aktivitas, PIC, decision point, input, output, dokumen, sistem, dan hubungan antarunit sebelum diterjemahkan menjadi prosedur kerja.

Business Process Mapping dan BPMN

Untuk proses yang lebih kompleks, perusahaan dapat mengembangkan Process Map menggunakan BPMN – Business Process Model and Notation. BPMN menyediakan notasi yang lebih terstruktur untuk menggambarkan activity, event, gateway, sequence flow, message flow, pool, dan lane dalam sebuah proses bisnis.

Business Process Mapping untuk Digital Transformation

Sebelum melakukan digitalisasi atau otomatisasi, perusahaan perlu memahami proses bisnis yang akan dikembangkan. Business Process Mapping membantu organisasi mengidentifikasi aktivitas manual, repetitive task, approval, handoff, dan aliran informasi sehingga peluang Workflow Automation dan Business Process Automation dapat dianalisis dengan lebih sistematis.

In-House Training Business Process Mapping

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Business Process Mapping yang dapat disesuaikan dengan proses aktual perusahaan. Peserta dapat menggunakan contoh proses, workflow, maupun SOP perusahaan sebagai bahan workshop sehingga hasil pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan organisasi.

Materi In-House Training dapat difokuskan pada Business Process Mapping, SIPOC, Flowchart, Cross-Functional Process Mapping, As-Is Process, To-Be Process, BPMN, Business Process Improvement, SOP Development, maupun Workflow Automation sesuai kebutuhan perusahaan.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

  • Professional Training Provider Since 2002.
  • Trainer berpengalaman dan fokus di bidangnya.
  • Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Tersedia Public, Online, Offline, Private, dan In-House Training.
  • Metode pembelajaran aplikatif melalui exercise, workshop, discussion, dan case study.
  • Workshop dapat menggunakan contoh proses aktual perusahaan.

Informasi & Pendaftaran Training Business Process Mapping

Johnson Indonesia – Training Center
Professional Training Provider Since 2002
WhatsApp: 0815 9725 020
Website: www.seminarjohnson.com

Daftar Training Business Process Mapping Sekarang

Tingkatkan kemampuan tim Anda dalam memahami, memetakan, menganalisis, dan memperbaiki proses bisnis melalui Training Business Process Mapping Johnson Indonesia. Pelajari Process Mapping, SIPOC, Flowchart, Cross-Functional Process Mapping, As-Is Process, To-Be Process, Business Process Improvement, BPMN, dan pengembangan SOP secara sistematis dan aplikatif.

Scroll to Top