
Training Leadership & Team Development For ManagerialΒ
Training Leadership & Team Development For Managerial merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Manager, Supervisor, Team Leader, dan para pemimpin dalam memimpin, mengembangkan, memotivasi, memberdayakan, serta membangun kerja sama anggota tim untuk mencapai target organisasi.
Keberhasilan seorang Manager tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan kemampuan menyelesaikan pekerjaannya sendiri. Manager juga memiliki tanggung jawab dalam Managing People dan Managing Task, memastikan anggota memahami target, mengembangkan kompetensi, membangun komunikasi, menciptakan kolaborasi, serta mengarahkan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.
Melalui Training Leadership & Team Development For Managerial, peserta akan mempelajari Leadership Skill, Situational Leadership, Transactional Leadership, Transformational Leadership, Managing People, PDCA, POAC, Leadership Communication, Persuasion & Influence People, Teamwork, Motivation, Empowerment, Coaching & Counseling, serta berbagai pendekatan pengembangan anggota tim.
Mengapa Training Leadership & Team Development For Managerial Penting?
Seorang pemimpin memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan selesai sekaligus memastikan orang-orang yang menjalankan pekerjaan memiliki kompetensi, motivasi, komunikasi, kolaborasi, dan komitmen yang dibutuhkan untuk mencapai target.
Program ini membantu peserta memahami bagaimana menjalankan peran kepemimpinan secara lebih efektif, menjadi role model, membangun kolaborasi, mengembangkan anggota tim, memberikan coaching, melakukan empowerment, meningkatkan motivasi, serta menciptakan budaya kerja yang produktif.
Pengembangan tim yang dilakukan secara konsisten membantu organisasi membangun sumber daya manusia yang lebih mandiri, kompeten, bertanggung jawab, adaptif, dan siap menerima tanggung jawab yang lebih besar.
Manfaat Training
- Meningkatkan kompetensi kepemimpinan manajerial.
- Memahami peran dan tanggung jawab seorang Leader.
- Meningkatkan kemampuan memimpin tim secara efektif.
- Memahami persyaratan kompetensi seorang Leader.
- Mengembangkan karakter sebagai Role Model.
- Memahami Situational Leadership Model.
- Memahami Transactional Leadership Model.
- Memahami Transformational Leadership Model.
- Meningkatkan kemampuan Managing People.
- Meningkatkan kemampuan Managing Task.
- Memahami PDCA dan POAC dalam pengelolaan pekerjaan.
- Meningkatkan Leadership Communication.
- Meningkatkan Persuasion & Influence People.
- Meningkatkan kemampuan memimpin berbagai karakter dan generasi.
- Meningkatkan kemampuan membangun kerja sama tim.
- Meningkatkan kemampuan memotivasi anggota tim.
- Meningkatkan kemampuan mengembangkan anggota tim.
- Meningkatkan Employee Empowerment.
- Meningkatkan kemampuan Coaching & Counseling.
- Membangun kolaborasi dan komunikasi yang efektif.
- Meningkatkan produktivitas individu dan tim.
- Mendukung pencapaian target bisnis secara berkelanjutan.
Materi Training Leadership & Team Development For Managerial
A. LEADERSHIP SKILL
1. Introduction to Leadership
- Konsep Leader.
- Pengertian Leadership.
- Peran seorang Leader.
- Target Leader.
- Leadership Effectiveness.
- Leadership Challenges.
- Leader sebagai Role Model.
Peserta memahami konsep dasar kepemimpinan dan bagaimana seorang Leader memberikan pengaruh terhadap perilaku, motivasi, produktivitas, komunikasi, kerja sama, serta pencapaian target anggota tim.
2. Persyaratan Kompetensi Leader
- Knowledge seorang Leader.
- Skill seorang Leader.
- Attitude seorang Leader.
- Leadership Mindset.
- Integrity.
- Professionalism.
- Responsibility.
- Accountability.
Menjadi Leader tidak hanya ditentukan oleh jabatan. Pemimpin perlu memiliki Knowledge, Skill, Attitude, integritas, profesionalisme, dan kemampuan interpersonal yang mendukung efektivitas kepemimpinannya.
3. Kecerdasan Leader β IQ, EQ, AQ, PQ & SQ
- Intelligence Quotient (IQ).
- Emotional Quotient (EQ).
- Adversity Quotient (AQ).
- Physical Quotient (PQ).
- Spiritual Quotient (SQ).
- Integrasi berbagai kecerdasan dalam kepemimpinan.
Seorang pemimpin membutuhkan kombinasi berbagai kecerdasan untuk berpikir secara rasional, mengelola emosi, menghadapi kesulitan, menjaga ketahanan, membangun hubungan, serta menjalankan tanggung jawab kepemimpinan berdasarkan nilai yang positif.
4. Leadership Model
- Situational Leadership Model.
- Transactional Leadership Model.
- Transformational Leadership Model.
- Memahami karakteristik setiap Leadership Model.
- Menentukan pendekatan kepemimpinan sesuai situasi.
5. Situational Leadership
- Memahami tingkat kesiapan anggota.
- Directive Leadership.
- Coaching Leadership.
- Supporting Leadership.
- Delegating Leadership.
- Menyesuaikan gaya kepemimpinan berdasarkan kompetensi anggota.
- Menyesuaikan gaya kepemimpinan berdasarkan motivasi anggota.
Situational Leadership membantu Leader memahami bahwa anggota yang berbeda membutuhkan pendekatan yang berbeda. Tingkat arahan dan dukungan dapat disesuaikan dengan kompetensi, pengalaman, motivasi, dan kesiapan individu.
6. Transactional Leadership
- Goal & Target Setting.
- Performance Expectation.
- Role Clarity.
- Performance Monitoring.
- Reward & Recognition.
- Corrective Action.
- Performance Accountability.
Transactional Leadership membantu Manager memastikan anggota memahami target, tanggung jawab, standar, indikator kinerja, reward, konsekuensi, serta hasil yang diharapkan.
7. Transformational Leadership
- Building Vision.
- Inspirational Leadership.
- Leading Change.
- Employee Motivation.
- Employee Engagement.
- Developing People.
- Innovation & Improvement.
- Building Commitment.
Transformational Leadership membantu Manager membangun visi, memberikan inspirasi, mengembangkan anggota, mendorong perubahan, serta meningkatkan komitmen terhadap pencapaian tujuan organisasi.
8. Tanggung Jawab Leader β Managing People
- Memahami karakter anggota tim.
- Menentukan kebutuhan pengembangan anggota.
- Motivating People.
- Developing People.
- Coaching People.
- Giving Feedback.
- Delegation.
- Employee Empowerment.
- Performance Management.
Managing People merupakan kemampuan mengelola dan mengembangkan anggota agar memiliki kompetensi, motivasi, tanggung jawab, serta kesiapan yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan dan mencapai target.
9. Tanggung Jawab Leader β Managing Task
- Planning.
- Organizing.
- Actuating.
- Controlling.
- PDCA β Plan, Do, Check, Action.
- POAC β Planning, Organizing, Actuating, Controlling.
- Setting Priority.
- Monitoring Progress.
- Corrective Action.
Managing Task membantu Manager mengelola pekerjaan secara sistematis melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan tindakan perbaikan.
10. PDCA β Plan, Do, Check, Action
- Plan: menentukan target dan rencana kerja.
- Do: melaksanakan rencana.
- Check: memonitor dan mengevaluasi hasil.
- Action: melakukan corrective action dan standardisasi.
- Continuous Improvement.
PDCA membantu Leader membangun proses pengelolaan pekerjaan dan perbaikan yang sistematis sehingga masalah maupun gap kinerja dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
11. POAC β Planning, Organizing, Actuating & Controlling
- Planning pekerjaan.
- Organizing sumber daya.
- Actuating anggota tim.
- Controlling pencapaian.
- Evaluasi hasil.
- Corrective Action.
POAC membantu Manager mengintegrasikan fungsi manajemen dalam aktivitas sehari-hari mulai dari menentukan rencana hingga memastikan hasil sesuai dengan target dan standar yang telah ditentukan.
12. Peran Leader sebagai Coach
- Konsep Coaching.
- Coaching Conversation.
- Active Listening.
- Effective Questioning.
- Giving Feedback.
- Performance Coaching.
- Development Coaching.
Leader sebagai Coach membantu anggota memahami kondisi aktual, menemukan alternatif solusi, mengembangkan kemampuan berpikir, serta mengambil tanggung jawab terhadap pengembangan dan peningkatan kinerjanya.
13. Peran Leader sebagai Trainer
- Identifikasi Training Need.
- Knowledge Transfer.
- Skill Development.
- On-the-Job Training.
- Demonstration.
- Monitoring Development.
- Evaluation.
Leader perlu mampu membantu anggota meningkatkan Knowledge, Skill, dan Attitude yang dibutuhkan dalam pekerjaan melalui pengarahan, pembelajaran, demonstrasi, coaching, maupun On-the-Job Training.
14. Peran Leader sebagai Motivator
- Memahami kebutuhan anggota.
- Internal Motivation.
- External Motivation.
- Recognition.
- Appreciation.
- Achievement Motivation.
- Maintaining Team Motivation.
Kemampuan memotivasi membantu Leader menciptakan lingkungan yang mendorong anggota menjaga semangat, komitmen, tanggung jawab, serta fokus terhadap pencapaian target.
15. Peran Leader sebagai Counsellor
- Memahami fungsi Counseling.
- Active Listening.
- Empathy.
- Identifikasi permasalahan.
- Supporting Employee.
- Menentukan tindak lanjut.
Dalam batas peran profesionalnya, Leader dapat membantu anggota memahami permasalahan pekerjaan dan menentukan tindakan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi maupun kinerja.
16. Memimpin Intergenerasi
- Memahami perbedaan generasi.
- Memahami perbedaan kebutuhan komunikasi.
- Managing Different Expectations.
- Building Mutual Respect.
- Cross-Generation Collaboration.
- Knowledge Sharing.
Manager sering memimpin anggota dengan latar belakang usia, pengalaman, pola komunikasi, dan ekspektasi yang berbeda. Kemampuan mengelola perbedaan tersebut membantu meningkatkan kolaborasi dan mengurangi konflik yang tidak produktif.
17. Leadership Communication
- Effective Communication.
- Communication Process.
- Active Listening.
- Assertive Communication.
- Giving Instruction.
- Giving Feedback.
- Leadership Communication.
- Communication for Performance.
Leadership Communication membantu Leader menyampaikan tujuan, target, instruksi, feedback, dan keputusan secara jelas sekaligus membangun hubungan yang produktif dengan anggota tim.
18. Persuasion & Influence People
- Persuasion Skill.
- Influence People.
- Building Credibility.
- Building Trust.
- Understanding Others.
- Positive Influence.
- Mendapatkan komitmen.
Pemimpin tidak hanya mengandalkan kewenangan formal. Kemampuan persuasi dan influence membantu Manager memperoleh dukungan melalui kredibilitas, komunikasi, kepercayaan, dan pemahaman terhadap kebutuhan pihak lain.
19. Komunikasi dengan Berbagai Karakter
- Memahami perbedaan karakter individu.
- Menyesuaikan pendekatan komunikasi.
- Managing Different Communication Styles.
- Building Rapport.
- Managing Difficult Communication.
- Conflict Prevention.
Setiap anggota memiliki karakter dan gaya komunikasi yang berbeda. Leader perlu menyesuaikan pendekatan tanpa kehilangan kejelasan tujuan, standar, dan tanggung jawab.
B. TEAM DEVELOPMENT SKILL
20. Membangun Kerja Sama Tim
- Konsep Team dan Teamwork.
- Common Goal.
- Role Clarity.
- Mutual Trust.
- Open Communication.
- Support & Respect.
- Collaboration.
- Team Synergy.
- Team Accountability.
Teamwork yang efektif membutuhkan tujuan bersama, pembagian peran yang jelas, komunikasi terbuka, kepercayaan, kolaborasi, dan accountability. Manager memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi tersebut.
21. Building Trust in Team
- Integrity.
- Consistency.
- Credibility.
- Transparency.
- Mutual Respect.
- Reliability.
- Psychological Safety.
Kepercayaan merupakan fondasi kolaborasi. Leader perlu membangun trust melalui integritas, konsistensi, kompetensi, keterbukaan, respect, dan kesesuaian antara perkataan dengan tindakan.
22. Memotivasi Tim
- Understanding Team Motivation.
- Achievement Motivation.
- Recognition & Appreciation.
- Building Commitment.
- Maintaining Team Spirit.
- Creating Positive Work Environment.
Leader perlu memahami bahwa setiap anggota dapat memiliki sumber motivasi yang berbeda. Pendekatan motivasi perlu disesuaikan dengan individu, kondisi pekerjaan, target, dan kebutuhan pengembangan.
23. Mengembangkan Tim
- Identifikasi Team Competency.
- Team Competency Gap.
- Knowledge Development.
- Skill Development.
- Attitude Development.
- Individual Development Plan.
- Team Development Plan.
- Monitoring Development.
Pengembangan tim merupakan proses berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan individu dan kelompok agar mampu menjalankan tanggung jawab saat ini sekaligus mempersiapkan kebutuhan organisasi di masa depan.
24. Pemberdayaan Diri & Employee Empowerment
- Konsep Empowerment.
- Delegation vs Empowerment.
- Memberikan tanggung jawab.
- Memberikan kewenangan sesuai kebutuhan.
- Building Self Confidence.
- Encouraging Initiative.
- Building Accountability.
- Monitoring without Micromanagement.
Employee Empowerment membantu anggota berkembang menjadi individu yang lebih mandiri, percaya diri, mampu mengambil inisiatif, memecahkan masalah, dan bertanggung jawab terhadap hasil.
25. Coaching & Counseling
- Perbedaan Coaching dan Counseling.
- Coaching Process.
- Counseling Process.
- Active Listening.
- Effective Questioning.
- Giving Feedback.
- Development Action Plan.
- Follow-Up.
Coaching dan Counseling merupakan pendekatan yang dapat digunakan Leader untuk membantu anggota meningkatkan kinerja, mengembangkan kompetensi, memahami masalah, serta menentukan tindakan perbaikan.
26. Delegation for Team Development
- Tujuan Delegation.
- Menentukan pekerjaan yang dapat didelegasikan.
- Memilih anggota yang tepat.
- Menjelaskan Expected Result.
- Memberikan Authority.
- Monitoring.
- Giving Feedback.
Delegasi tidak hanya digunakan untuk membagi pekerjaan. Delegasi juga dapat menjadi metode pengembangan anggota dengan memberikan pengalaman, tanggung jawab, serta kesempatan mengambil keputusan dalam batas kewenangan yang jelas.
27. Managing Team Performance
- Setting Team Target.
- KPI Alignment.
- Performance Monitoring.
- Performance Review.
- Performance Feedback.
- Performance Coaching.
- Corrective Action.
- Recognition.
Pengembangan tim tetap perlu dihubungkan dengan hasil. Manager perlu memastikan aktivitas pengembangan membantu meningkatkan kemampuan anggota dalam mencapai target individu, tim, dan organisasi.
28. Building High Performance Team
- Shared Purpose.
- Clear Goal.
- Role Clarity.
- Mutual Trust.
- Effective Communication.
- Collaboration.
- Accountability.
- Performance Orientation.
- Continuous Improvement.
High Performance Team dibangun melalui kombinasi tujuan yang jelas, kompetensi, trust, komunikasi, kolaborasi, leadership, accountability, dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.
29. Team Development Action Plan
- Team Assessment.
- Identifikasi Team Strength.
- Identifikasi Competency Gap.
- Menentukan Development Priority.
- Menentukan Development Activity.
- Menentukan PIC.
- Menentukan Timeline.
- Menentukan indikator keberhasilan.
Pada akhir program, peserta dapat menyusun Leadership & Team Development Action Plan berdasarkan kondisi aktual tim agar pembelajaran dapat diterjemahkan menjadi aktivitas pengembangan setelah training.
Leadership & Team Development untuk Manager
Manager memiliki tanggung jawab mengintegrasikan pencapaian target dengan pengembangan manusia. Manager perlu mampu merencanakan pekerjaan, mengelola sumber daya, membangun komunikasi, memberikan coaching, melakukan delegasi, mengembangkan kompetensi, serta menjaga accountability anggota.
Leadership & Team Development untuk Supervisor
Supervisor berinteraksi langsung dengan anggota dalam kegiatan operasional sehari-hari. Kompetensi Leadership & Team Development membantu Supervisor memberikan arahan, memonitor pekerjaan, memberikan feedback, menangani masalah, menjaga motivasi, dan mengembangkan kemampuan anggota.
Leadership & Team Development untuk Future Leader
Future Leader perlu dipersiapkan untuk memahami bahwa kepemimpinan bukan hanya mengenai jabatan. Pemimpin memiliki tanggung jawab terhadap people, task, communication, development, performance, dan keberhasilan tim.
Leadership & Team Development untuk Meningkatkan Employee Engagement
Anggota yang memperoleh kejelasan target, komunikasi, dukungan, feedback, recognition, kesempatan belajar, serta kepercayaan untuk mengambil tanggung jawab memiliki kondisi yang lebih mendukung keterlibatan dalam pekerjaan.
Leadership & Team Development untuk Membangun Succession
Pengembangan anggota membantu organisasi mempersiapkan talent untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar. Coaching, mentoring, delegation, empowerment, dan Individual Development Plan dapat digunakan sebagai bagian dari proses pengembangan calon pemimpin berikutnya.
Leadership & Team Development dan Continuous Improvement
High Performance Team tidak berhenti setelah mencapai target tertentu. Leader perlu membangun kebiasaan mengevaluasi hasil, mengidentifikasi gap, mencari peluang improvement, menentukan corrective action, dan mempertahankan praktik yang telah memberikan hasil positif.
Kompetensi yang Dikembangkan
- Leadership Skill.
- Managerial Leadership.
- Situational Leadership.
- Transactional Leadership.
- Transformational Leadership.
- Managing People.
- Managing Task.
- PDCA.
- POAC.
- Leadership Communication.
- Persuasion & Influence.
- Intergenerational Leadership.
- Teamwork.
- Team Development.
- Employee Motivation.
- Employee Empowerment.
- Coaching & Counseling.
- Delegation.
- Building Trust.
- Performance Management.
- High Performance Team.
Target Peserta Training
Training Leadership & Team Development For Managerial ditujukan bagi Leader dan setiap profesional yang diberikan tanggung jawab mengelola tim. Program ini juga relevan bagi Supervisor, Team Leader, Section Head, Coordinator, Assistant Manager, Manager, Department Head, Project Leader, Future Leader, calon Supervisor, calon Manager, dan profesional yang bertanggung jawab terhadap pengembangan anggota tim.
Team Trainer Johnson Indonesia
- Johnson Alvonco, Ph.D
- Dra. Psi. Ani Wijaya, MM.
Metode Training
- Interactive Presentation.
- Group Discussion.
- Leadership Case Study.
- Team Development Case Study.
- Individual Exercise.
- Group Exercise.
- Role Play.
- Coaching Practice.
- Leadership Simulation.
- Team Development Workshop.
- Action Plan.
Jadwal Training Leadership & Team Development For Managerial
| Periode | Tanggal Pelaksanaan |
| September 2026 | 09β10 September 2026 |
| Oktober 2026 | 12β13 Oktober 2026 |
| November 2026 | 11β12 November 2026 |
| Desember 2026 | 08β09 Desember 2026 |
| Januari 2027 | 12β13 Januari 2027 |
| Februari 2027 | 09β10 Februari 2027 |
| Maret 2027 | 23β24 Maret 2027 |
| April 2027 | 13β14 April 2027 |
| Mei 2027 | 11β12 Mei 2027 |
| Juni 2027 | 08β09 Juni 2027 |
| Juli 2027 | 13β14 Juli 2027 |
| Agustus 2027 | 10β11 Agustus 2027 |
| September 2027 | 14β15 September 2027 |
| Oktober 2027 | 12β13 Oktober 2027 |
| November 2027 | 09β10 November 2027 |
| Desember 2027 | 07β08 Desember 2027 |
Catatan: Jadwal mengikuti halaman khusus Training Leadership & Team Development For Managerial. Peserta disarankan melakukan konfirmasi kembali mengenai ketersediaan kelas sebelum melakukan pendaftaran.
Durasi Training
- Offline Training: 2 hari.
- Online Training: 2 hari, pukul 09.00β16.00 WIB.
- In-House Training: jadwal dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Fee Investasi Training
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari. Minimal pengiriman 3 peserta dan PASTI RUNNING di hotel.
Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang β PASTI RUNNING.
- Rp8.500.000/orang β pengiriman 1β5 peserta.
- Rp8.000.000/orang β pengiriman di atas 5 peserta.
- Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training
- Rp8.000.000/orang / 2 hari β PASTI RUNNING.
- Rp5.950.000/orang / 1 hari β PASTI RUNNING.
- Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
- Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training
Rp5.500.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari, pukul 09.00β16.00 WIB.
Daftar Client Johnson Indonesia
Untuk melihat perusahaan dan institusi yang telah menggunakan layanan training Johnson Indonesia, silakan mengunjungi Daftar Client Johnson Indonesia.
Public Training Leadership & Team Development
Johnson Indonesia menyediakan Public Training Leadership & Team Development For Managerial bagi Manager, Supervisor, Team Leader, Future Leader, dan profesional yang ingin meningkatkan kemampuan Leadership, Managing People, Managing Task, Team Development, Coaching, Empowerment, Motivation, Communication, dan High Performance Team.
In-House Training Leadership & Team Development
In-House Training Leadership & Team Development For Managerial dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, level peserta, Leadership Competency Model, kondisi aktual tim, Corporate Values, target organisasi, serta kompetensi yang ingin dikembangkan.
Case Study, Coaching Practice, Role Play, Leadership Simulation, Team Assessment, dan Action Plan dapat menggunakan kondisi aktual perusahaan sehingga hasil pembelajaran menjadi lebih relevan dan aplikatif.
Training Terkait
Untuk memperkuat kompetensi Leadership, Managerial Skill, People Management, Communication, Coaching, dan Team Development, peserta juga dapat mengikuti program terkait berikut:
- Training Leadership & Managerial Skills
- Training Leadership Effective & High Performance
- Training Fundamental Leadership
- Training Leadership & Communication Skill
- Training Servant Leadership
- Training Self Leadership
- Training Coaching & Counseling Skill
- Training Effective Teamwork
- Leadership Development Program
- Jadwal Public Training Johnson Indonesia
Leadership & Team Development untuk Membangun High Performance Organization
Kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan dan kualitas tim. Leader yang mampu mengintegrasikan Managing People dan Managing Task dapat membantu organisasi menciptakan keseimbangan antara pencapaian target dengan pengembangan sumber daya manusia.
Leadership & Team Development untuk Meningkatkan Produktivitas
Produktivitas tim dapat ditingkatkan melalui kejelasan target, pembagian tanggung jawab, kompetensi yang sesuai, komunikasi efektif, monitoring, coaching, feedback, motivation, empowerment, dan Continuous Improvement.
Leadership & Team Development untuk Mengembangkan Future Leader
Leader juga bertanggung jawab mempersiapkan calon pemimpin berikutnya. Delegation, Coaching, Mentoring, Empowerment, Individual Development Plan, serta pemberian pengalaman memimpin dapat digunakan untuk mempercepat pengembangan Future Leader.
Leadership & Team Development Workshop
Dalam workshop, peserta dapat mengevaluasi kondisi tim, mengidentifikasi competency gap, memetakan kebutuhan pengembangan, mempraktikkan Coaching & Counseling, melakukan simulasi Delegation & Empowerment, serta menyusun Team Development Action Plan.
Mengapa Memilih Johnson Indonesia?
Johnson Indonesia β Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk membantu perusahaan meningkatkan kompetensi Leadership, Managerial Skill, Communication, Team Development, Coaching, Problem Solving, dan berbagai kompetensi profesional lainnya.
Melalui Training Leadership & Team Development For Managerial Johnson Indonesia, peserta memperoleh pembelajaran mengenai Leadership Models, Managing People, Managing Task, PDCA, POAC, Leadership Communication, Persuasion & Influence People, Teamwork, Motivation, Empowerment, Coaching & Counseling, serta High Performance Team yang dapat diterapkan dalam aktivitas kepemimpinan sehari-hari.
Pendaftaran Training Leadership & Team Development For Managerial
Tingkatkan kemampuan memimpin, mengembangkan, memotivasi, memberdayakan, dan membangun tim berkinerja tinggi melalui Training Leadership & Team Development For Managerial Johnson Indonesia. Program tersedia dalam format Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training sesuai kebutuhan perusahaan maupun peserta.
