
Training Marketing Intelligence – Market, Competitor & Customer Intelligence
Training Marketing Intelligence adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengumpulkan, menganalisis dan menggunakan informasi mengenai pasar, pelanggan, kompetitor, brand dan perkembangan bisnis sebagai dasar pengambilan keputusan Marketing yang lebih cepat, tepat dan berbasis data. Melalui Marketing Intelligence Training, peserta akan memahami bagaimana mengembangkan sistem informasi pemasaran, melakukan competitive intelligence, menganalisis customer dan market insight, melakukan brand audit, memanfaatkan data penjualan serta mengubah informasi pasar menjadi rekomendasi strategis bagi perusahaan.
Deskripsi Training Marketing Intelligence
Dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis, perusahaan membutuhkan informasi pasar yang cepat dan akurat untuk menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan, aktivitas kompetitor, perkembangan teknologi, perubahan channel distribusi, perubahan harga serta munculnya peluang bisnis baru. Marketing Intelligence merupakan proses sistematis untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan mendistribusikan informasi yang relevan mengenai pasar, pelanggan, kompetitor dan lingkungan bisnis. Informasi tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam menentukan strategi pemasaran dan keputusan bisnis. Berbeda dengan pengambilan keputusan yang hanya mengandalkan intuisi, Marketing Intelligence membantu perusahaan menggunakan market data, competitor intelligence, customer insight, brand information dan sales information untuk memahami kondisi pasar secara lebih objektif. Melalui Training Marketing Intelligence Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari bagaimana membangun proses intelligence mulai dari identifikasi kebutuhan informasi, pengumpulan data, evaluasi sumber informasi, analisis data hingga penyusunan rekomendasi untuk mendukung Marketing Strategy. Training juga membahas aspek penting dalam pengelolaan brand, termasuk brand audit, brand equity measurement, penggunaan Point of Sale (POS) data serta pendekatan penelitian brand secara kualitatif dan kuantitatif. Dengan kemampuan tersebut, Marketing Professional diharapkan lebih cepat mengenali perubahan pasar, memahami posisi kompetitif perusahaan, menemukan peluang pertumbuhan dan mengambil keputusan pemasaran secara lebih terukur.
Mengapa Training Marketing Intelligence Ini Penting?
Banyak keputusan Marketing harus dibuat dalam kondisi pasar yang berubah dengan cepat. Strategi yang berhasil pada periode sebelumnya belum tentu memberikan hasil yang sama ketika kebutuhan pelanggan, kompetitor, teknologi atau pola pembelian telah berubah. Karena itu perusahaan membutuhkan Marketing Intelligence System yang mampu menyediakan informasi yang relevan dan dapat digunakan oleh Management, Marketing dan Sales dalam mengambil keputusan. Marketing Intelligence membantu perusahaan mengetahui apa yang sedang terjadi di pasar, siapa kompetitor utama, bagaimana aktivitas kompetitor, perubahan kebutuhan pelanggan, kekuatan brand dan peluang yang dapat dimanfaatkan. Dengan pendekatan berbasis data, perusahaan dapat mengurangi risiko keputusan yang hanya didasarkan pada asumsi. Informasi Marketing Intelligence dapat digunakan untuk mendukung pengembangan produk, pricing strategy, Marketing Communication, Brand Strategy, Sales Strategy dan Business Development. Program ini sangat relevan bagi perusahaan yang ingin membangun data-driven marketing decision dan meningkatkan kemampuan tim Marketing dalam mengubah data menjadi insight dan rekomendasi bisnis.
Tujuan dan Manfaat Training Marketing Intelligence
- Memahami konsep dan fungsi Marketing Intelligence.
- Memahami perbedaan Marketing Intelligence dan Market Research.
- Meningkatkan kemampuan mengumpulkan informasi pasar secara sistematis.
- Meningkatkan kemampuan menganalisis kompetitor.
- Mengembangkan customer dan market insight.
- Memahami competitive intelligence dalam Marketing Strategy.
- Meningkatkan kemampuan membaca perubahan dan tren pasar.
- Memahami pengelolaan informasi Marketing secara efektif.
- Mampu melakukan brand audit.
- Memahami konsep dan pengukuran brand equity.
- Memanfaatkan Point of Sale (POS) data untuk pengelolaan brand.
- Memahami metode qualitative dan quantitative brand research.
- Mengubah informasi menjadi Marketing Insight.
- Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan Marketing berbasis data.
Materi Training Marketing Intelligence
1. Introduction to Marketing Intelligence
- Pengertian dan konsep Marketing Intelligence.
- Peran Marketing Intelligence dalam perusahaan.
- Marketing Intelligence sebagai bagian dari Marketing Management.
- Hubungan Market Research dengan Marketing Intelligence.
- Informasi sebagai dasar Marketing Decision Making.
2. Marketing Intelligence System
- Konsep Marketing Intelligence System.
- Menentukan kebutuhan informasi Marketing.
- Mengidentifikasi sumber informasi internal dan eksternal.
- Membangun proses pengumpulan Marketing Information.
- Mengelola dan mendistribusikan informasi Marketing.
3. Market Intelligence
- Mengidentifikasi kondisi dan perkembangan pasar.
- Menganalisis market trend.
- Mengidentifikasi perubahan kebutuhan pelanggan.
- Mengidentifikasi peluang dan ancaman pasar.
- Market opportunity analysis.
- Menggunakan market insight dalam penyusunan Marketing Strategy.
4. Competitive Intelligence
- Mengidentifikasi kompetitor utama.
- Menganalisis strategi kompetitor.
- Menganalisis produk dan layanan kompetitor.
- Menganalisis positioning kompetitor.
- Menganalisis kekuatan dan kelemahan kompetitor.
- Competitive benchmarking.
- Mengembangkan competitive advantage berdasarkan intelligence.
5. Customer Intelligence
- Memahami kebutuhan pelanggan.
- Menganalisis customer behaviour.
- Mengidentifikasi perubahan customer preference.
- Customer segmentation.
- Mengembangkan customer insight.
- Menggunakan customer information untuk keputusan Marketing.
6. Conducting Brand Audit & Brand Equity
- Konsep brand audit.
- Menganalisis kekuatan dan kelemahan brand.
- Evaluasi brand performance.
- Konsep brand equity.
- Conducting brand audit and brand equity analysis.
7. Measurement of The Asset Value of A Brand
- Memahami brand sebagai aset perusahaan.
- Mengidentifikasi komponen nilai sebuah brand.
- Pengukuran nilai aset sebuah brand.
- Mengevaluasi brand performance.
- Menghubungkan brand value dengan strategi Marketing.
8. Managing Brand Using Point-of-Sale (POS) Data
- Pengertian Point of Sale data.
- Memanfaatkan sales data untuk Brand Management.
- Mengidentifikasi pola penjualan.
- Menganalisis product performance.
- Memanfaatkan POS data dalam pengambilan keputusan Marketing.
9. Qualitative & Quantitative Brand Research
- Qualitative brand research.
- Quantitative brand research.
- Pemilihan metode penelitian sesuai kebutuhan.
- Menganalisis persepsi pelanggan terhadap brand.
- Menerjemahkan research findings menjadi Marketing Insight.
10. Marketing Intelligence Analysis & Recommendation
- Mengintegrasikan market, competitor dan customer intelligence.
- Mengubah data menjadi informasi.
- Mengubah informasi menjadi insight.
- Menyusun Marketing Intelligence Report.
- Menyusun rekomendasi Marketing.
- Mendukung Marketing Strategy dan Business Decision.
Metode Training
- Interactive Class Training.
- Individual Exercise.
- Group Workshop & Case Study.
- Discussion.
- Marketing Intelligence Analysis Exercise.
- Offline Training.
- Online Training sebagai optional program.
Target Peserta Training Marketing Intelligence
Program Training Marketing Intelligence direkomendasikan untuk:
- Marketing Manager.
- Marketing Supervisor.
- Marketing Executive.
- Marketing Analyst.
- Market Research Staff.
- Brand Manager.
- Brand Executive.
- Product Manager.
- Product Development.
- Business Development.
- Commercial Department.
- Sales Manager.
- Sales Professional.
- Departemen lain yang berkaitan dengan Brand Management dan Marketing.
Trainer Marketing Intelligence
Johnson Alvonco, Ph.D. Training menggunakan pendekatan interaktif melalui pembahasan konsep, exercise, workshop dan case study untuk membantu peserta memahami penerapan Marketing Intelligence dalam aktivitas Marketing dan pengambilan keputusan bisnis.
Jadwal Training Marketing Intelligence 2026
| Periode | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Agustus 2026 | 03–04 Agustus 2026 |
| September 2026 | 23–24 September 2026 |
| Oktober 2026 | 26–27 Oktober 2026 |
| November 2026 | 24–25 November 2026 |
| Desember 2026 | 28–29 Desember 2026 |
Jadwal Training Marketing Intelligence 2027
| Periode | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Januari 2027 | 28–29 Januari 2027 |
| Februari 2027 | 26–27 Februari 2027 |
| Maret 2027 | 03–04 Maret 2027 |
| April 2027 | 27–28 April 2027 |
| Mei 2027 | 06–07 Mei 2027 |
| Juni 2027 | 29–30 Juni 2027 |
| Juli 2027 | 14–15 Juli 2027 |
Jadwal dapat mengalami perubahan. Silakan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia sebelum melakukan registrasi.
Lokasi Training Marketing Intelligence
- Ciputra Hotel Jakarta.
- Ibis Group.
- Hotel Oria Jakarta.
- Hotel Holiday Inn.
- Hotel lainnya sesuai konfirmasi penyelenggara.
- Lokasi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Lokasi Private Training: Johnson Training Center Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat. Kepastian lokasi training akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta sebelum pelaksanaan.
Fee Investasi Training Marketing Intelligence
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000/orang
- Durasi 2 hari.
- Minimal mengirimkan 3 peserta.
- Pasti running di hotel sesuai ketentuan program.
- Seminar Kit.
- Certificate.
- Lunch.
- Snack.
- Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
- Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
- Rp8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
- Rp8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.
Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.
Private Onsite Training – Johnson Training Center
- Rp8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
- Rp5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
Online Training Marketing Intelligence
Rp5.500.000/orang
- Durasi 2 hari.
- Waktu training 09.00–16.00 WIB.
- Pelaksanaan secara online.
Daftar Perusahaan Client yang Telah Mengikuti Training Ini
Pada halaman Marketing Intelligence Johnson Indonesia, bagian “Daftar Perusahaan Client yang telah mengikuti training ini” tersedia, namun nama perusahaan belum tercantum secara spesifik. Untuk menjaga keakuratan informasi, nama client tidak ditambahkan secara manual pada brosur ini. Untuk melihat perusahaan yang telah menggunakan layanan training Johnson Indonesia, silakan kunjungi: Daftar Client Johnson Indonesia .
Training Terkait Marketing Intelligence
Untuk meningkatkan kompetensi Marketing secara lebih komprehensif, peserta juga dapat mengikuti beberapa program terkait:
In-House Training Marketing Intelligence
Johnson Indonesia juga menyediakan In-House Training Marketing Intelligence yang dapat disesuaikan dengan kondisi bisnis dan kebutuhan perusahaan. Materi dapat difokuskan pada Market Intelligence, Competitive Intelligence, Customer Intelligence, Brand Intelligence, Market Research, Competitor Analysis maupun pengembangan Marketing Intelligence System. Untuk program In-House, studi kasus dapat menggunakan produk, customer segment, market data maupun kondisi persaingan aktual perusahaan sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan aplikatif.
Keunggulan Training Marketing Intelligence
Program Marketing Intelligence mengintegrasikan analisis market, customer, competitor, sales data dan brand information untuk membantu Marketing Professional mendapatkan gambaran pasar yang lebih komprehensif. Peserta tidak hanya belajar mengumpulkan data, tetapi juga memahami bagaimana mengevaluasi informasi, menemukan insight dan mengembangkan rekomendasi yang dapat mendukung Marketing Strategy serta keputusan bisnis. Kemampuan ini sangat penting untuk membangun organisasi Marketing yang lebih responsif terhadap perubahan pasar dan tidak hanya mengandalkan asumsi dalam menentukan strategi.
FAQ Training Marketing Intelligence
Apa itu Marketing Intelligence?
Marketing Intelligence adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis dan menggunakan informasi mengenai pasar, customer, kompetitor dan lingkungan bisnis untuk mendukung keputusan Marketing.
Apa perbedaan Market Research dan Marketing Intelligence?
Market Research umumnya dilakukan untuk menjawab kebutuhan penelitian tertentu, sedangkan Marketing Intelligence merupakan proses yang lebih berkelanjutan untuk memantau berbagai informasi pasar dan mendukung pengambilan keputusan Marketing.
Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini?
Program sesuai untuk Marketing, Commercial, Sales, Brand Management, Product Management, Business Development dan pihak lain yang membutuhkan informasi pasar untuk mengambil keputusan.
Apakah program tersedia secara online?
Ya. Program tersedia dalam format Offline Training, Online Training, Private Training dan In-House Training.
Apakah materi dapat disesuaikan dengan perusahaan?
Ya. Untuk In-House Training, fokus pembelajaran, exercise dan studi kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi bisnis perusahaan.
Informasi dan Registrasi Training Marketing Intelligence
Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 Telepon: (021) 541 9152 / 541 7516 HP / WhatsApp: 0815 972 5020 Email: infotraining27@gmail.com Website: www.trainingjohnson.com Tingkatkan kemampuan tim Marketing Anda dalam mengolah informasi pasar, customer, kompetitor dan brand menjadi Marketing Intelligence yang mendukung keputusan bisnis secara lebih tepat dan strategis.
Training Marketing Intelligence Indonesia
Bagi perusahaan yang mencari Training Marketing Intelligence Indonesia, Marketing Intelligence Training, Pelatihan Marketing Intelligence, Market Intelligence Training, Competitive Intelligence Training, Customer Intelligence Training, Marketing Analytics Training, Competitor Analysis Training, Market Intelligence Jakarta, Marketing Intelligence Course, In-House Marketing Intelligence Training, program Marketing Intelligence Johnson Indonesia dirancang untuk membantu profesional Marketing memahami pasar, pelanggan, kompetitor dan brand secara lebih sistematis serta mengubah data menjadi insight yang dapat digunakan untuk mendukung Marketing Strategy.
