Training Creative & Rational Thinking

Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic ManagementΒ 

Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management merupakan program pelatihan lanjutan bagi Supervisor dan Senior Supervisor yang ingin meningkatkan kemampuan kepemimpinan, managerial skill, strategic thinking, pengelolaan pekerjaan, pengembangan bawahan, serta pencapaian target organisasi. Program ini dirancang agar Supervisor tidak hanya berperan sebagai pengawas pekerjaan, tetapi berkembang menjadi pemimpin operasional yang mampu mengelola manusia, pekerjaan, biaya, produktivitas, kualitas, pelayanan, dan keselamatan secara efektif.

Dalam organisasi modern, Supervisor memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara kebijakan manajemen dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Supervisor dituntut mampu menerjemahkan target perusahaan menjadi rencana kerja, menentukan prioritas, mengalokasikan sumber daya, melakukan monitoring, memecahkan masalah, mengambil keputusan, melakukan coaching, serta memastikan anggota tim bekerja sesuai standar yang ditetapkan.

Melalui Pelatihan Advanced Supervisory Management, peserta akan mempelajari ruang lingkup tugas dan tanggung jawab Senior Supervisor, Managerial Skill, POAC, PDCA, Problem Solving & Decision Making, Priority Management, Meeting Management, Delegation, Time Management, Supervisory Character, Coaching, Counseling, Employee Development, Initiative, Creative Thinking, serta berbagai kompetensi yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan seorang Supervisor.

Mengapa Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management Penting?

Supervisor tidak hanya dituntut mampu mengawasi pekerjaan, tetapi juga menjadi pemimpin operasional yang mampu meningkatkan produktivitas, mengembangkan kompetensi tim, serta memastikan pencapaian target organisasi secara konsisten. Perubahan bisnis yang semakin cepat membuat seorang Supervisor membutuhkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan yang lebih komprehensif.

Seorang Supervisor perlu mampu melakukan perencanaan kerja, mengatur sumber daya, menentukan prioritas, mendelegasikan tugas, melakukan monitoring, memberikan feedback, melakukan coaching, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, mengelola konflik, serta menjaga motivasi anggota tim.

Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management membantu peserta mengembangkan kemampuan tersebut sehingga Supervisor dapat membangun tim yang lebih solid, meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan kesalahan kerja, meningkatkan produktivitas, memperkuat motivasi karyawan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap keberhasilan organisasi.

Manfaat Training Advanced Supervisory Management

  • Meningkatkan kemampuan menerapkan teknik supervisi yang efektif.
  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja.
  • Meningkatkan efisiensi biaya dalam pelaksanaan pekerjaan.
  • Meningkatkan kemampuan analisis dan perencanaan kerja.
  • Meningkatkan kemampuan menyusun strategi pencapaian target.
  • Mampu mengidentifikasi permasalahan utama yang berdampak terhadap kinerja organisasi.
  • Meningkatkan kemampuan Problem Solving & Decision Making.
  • Mampu menentukan prioritas pekerjaan secara efektif.
  • Meningkatkan kompetensi kepemimpinan Supervisor.
  • Meningkatkan kemampuan mengelola dan mengembangkan anggota tim.
  • Meningkatkan kemampuan Coaching & Counseling.
  • Meningkatkan kemampuan Delegation & Empowerment.
  • Meningkatkan kemampuan mengendalikan kinerja tim.
  • Mendorong budaya Continuous Improvement.
  • Mampu mengimplementasikan prinsip Advanced Supervisory Management untuk mencapai target organisasi.

Materi Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management

1. Ruang Lingkup Tugas dan Tanggung Jawab Senior Supervisor

  • Peran Supervisor dalam organisasi.
  • Perubahan peran dari Staff menjadi Supervisor.
  • Supervisor sebagai Operational Leader.
  • Managing Task & Managing People.
  • Tugas dan tanggung jawab Senior Supervisor.
  • Target dan KPI Supervisor.
  • Accountability seorang Supervisor.

Senior Supervisor memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan sekadar memastikan pekerjaan selesai. Supervisor perlu memahami hubungan antara pekerjaan operasional, target unit, kebutuhan pelanggan, produktivitas, biaya, kualitas, keselamatan, dan pencapaian tujuan perusahaan.

2. Cost Effective

  • Memahami konsep Cost Effectiveness.
  • Mengelola sumber daya secara efisien.
  • Mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
  • Mengurangi pemborosan dalam pekerjaan.
  • Meningkatkan efisiensi proses.
  • Cost Awareness bagi Supervisor.

Supervisor perlu memiliki Cost Awareness karena keputusan operasional sehari-hari dapat memberikan pengaruh terhadap biaya perusahaan. Efisiensi bukan hanya melakukan penghematan, tetapi memastikan sumber daya digunakan secara optimal untuk menghasilkan output yang sesuai dengan target.

3. Productivity Management

  • Konsep produktivitas kerja.
  • Productivity Improvement.
  • Identifikasi hambatan produktivitas.
  • Workload Management.
  • Monitoring produktivitas.
  • Continuous Improvement.

Productivity Management membantu Supervisor memahami hubungan antara input, proses, dan output. Supervisor perlu mampu mengidentifikasi hambatan kerja serta menentukan tindakan perbaikan agar target dapat dicapai secara lebih efektif dan efisien.

4. Quality Management untuk Supervisor

  • Peran Supervisor dalam menjaga kualitas.
  • Quality Awareness.
  • Standar kerja.
  • Monitoring kualitas.
  • Identifikasi penyimpangan.
  • Corrective Action.
  • Preventive Action.

5. Service Orientation

  • Memahami Internal Customer.
  • Memahami External Customer.
  • Service Orientation.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan.
  • Membangun kolaborasi antarbagian.
  • Customer Satisfaction.

6. Safety Leadership untuk Supervisor

  • Peran Supervisor terhadap keselamatan kerja.
  • Safety Awareness.
  • Menjaga kepatuhan terhadap prosedur kerja.
  • Mengidentifikasi potensi risiko pekerjaan.
  • Membangun Safety Culture.
  • Supervisor sebagai Role Model keselamatan.

Managerial Skill for Supervisory

7. POAC – Planning, Organizing, Actuating & Controlling

  • Planning.
  • Organizing.
  • Actuating.
  • Controlling.
  • Menerjemahkan target menjadi rencana kerja.
  • Mengalokasikan sumber daya.
  • Monitoring pelaksanaan pekerjaan.
  • Evaluasi pencapaian target.

POAC merupakan salah satu fondasi Managerial Skill. Supervisor perlu mampu merencanakan pekerjaan, mengorganisasikan sumber daya, mengarahkan anggota, serta melakukan pengendalian agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan target.

8. PDCA – Plan, Do, Check, Action

  • Plan – menentukan rencana perbaikan.
  • Do – menjalankan rencana.
  • Check – mengevaluasi hasil.
  • Action – melakukan standardisasi atau tindakan perbaikan.
  • PDCA untuk Continuous Improvement.

Metode PDCA membantu Supervisor membangun budaya Continuous Improvement. Setiap aktivitas perbaikan perlu direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, serta ditindaklanjuti sehingga peningkatan kinerja dapat dilakukan secara berkelanjutan.

9. Problem Solving & Decision Making

  • Identifikasi masalah.
  • Problem Definition.
  • Pengumpulan fakta dan data.
  • Root Cause Analysis.
  • Mengembangkan alternatif solusi.
  • Evaluasi alternatif.
  • Decision Making.
  • Action Plan.
  • Monitoring hasil keputusan.

Supervisor sering menghadapi masalah operasional yang membutuhkan keputusan cepat dan tepat. Problem Solving & Decision Making membantu peserta menghindari keputusan berdasarkan asumsi dengan membangun pendekatan yang lebih sistematis berdasarkan fakta, data, penyebab masalah, alternatif, dan risiko.

10. Penentuan & Penetapan Prioritas

  • Urgent versus Important.
  • Menentukan prioritas pekerjaan.
  • Priority Matrix.
  • Workload Priority.
  • Mengelola pekerjaan dengan deadline.
  • Menentukan aktivitas kritis.
  • Monitoring pekerjaan prioritas.

Kemampuan menentukan prioritas membantu Supervisor mengalokasikan waktu, tenaga, dan sumber daya kepada pekerjaan yang memberikan pengaruh paling besar terhadap pencapaian target.

11. Memimpin Rapat

  • Tujuan meeting.
  • Menyusun agenda rapat.
  • Mempersiapkan data dan informasi.
  • Memimpin diskusi.
  • Menjaga fokus meeting.
  • Mengelola perbedaan pendapat.
  • Membangun kesepakatan.
  • Meeting Minutes.
  • Follow Up Action.

12. Delegation Skill

  • Konsep Delegation.
  • Tujuan pendelegasian.
  • Menentukan pekerjaan yang dapat didelegasikan.
  • Memilih anggota yang tepat.
  • Memberikan instruksi yang jelas.
  • Authority & Responsibility.
  • Monitoring hasil delegasi.
  • Memberikan feedback.

Delegation Skill membantu Supervisor mengembangkan anggota sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan waktu. Delegasi yang efektif bukan sekadar memberikan pekerjaan, tetapi juga memastikan kejelasan target, wewenang, tanggung jawab, monitoring, dan feedback.

13. Time Management

  • Time Management Principles.
  • Identifikasi Time Wasters.
  • Prioritas pekerjaan.
  • Planning pekerjaan harian.
  • Managing Deadline.
  • Delegation untuk meningkatkan efektivitas waktu.
  • Meningkatkan produktivitas pribadi.

Supervisory Character: Mindset & Emotion

14. Supervisory Mindset

  • Perubahan Mindset dari Staff menjadi Supervisor.
  • Leadership Mindset.
  • Ownership Mindset.
  • Accountability.
  • Positive Mental Attitude.
  • Growth Mindset.
  • Solution Oriented Mindset.

Seorang Supervisor perlu memiliki perubahan pola pikir dari individual contributor menjadi pemimpin tim. Keberhasilan Supervisor tidak hanya diukur dari pekerjaan pribadinya, tetapi juga dari kemampuan anggota tim dalam mencapai target.

15. Emotional Management for Supervisor

  • Self Awareness.
  • Mengenali Emotional Trigger.
  • Self Management.
  • Emotional Control.
  • Empathy.
  • Mengelola tekanan pekerjaan.
  • Menghadapi konflik secara profesional.

Supervisor membutuhkan kemampuan mengelola emosi karena berhadapan dengan target, tekanan pekerjaan, perubahan, masalah operasional, dan karakter anggota yang berbeda. Emotional Management membantu Supervisor menjaga objektivitas serta kualitas keputusan.

Memberdayakan & Mendisiplinkan Bawahan

16. Employee Empowerment

  • Konsep pemberdayaan anggota.
  • Membangun kepercayaan.
  • Memberikan tanggung jawab.
  • Meningkatkan keterlibatan anggota.
  • Mendorong inisiatif.
  • Meningkatkan accountability.

17. Employee Discipline

  • Konsep disiplin kerja.
  • Standar dan aturan kerja.
  • Mengidentifikasi penyebab masalah disiplin.
  • Corrective Discussion.
  • Memberikan feedback.
  • Monitoring perubahan perilaku.

Supervisor perlu mampu menyeimbangkan pemberdayaan dan disiplin. Anggota perlu diberikan ruang untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab, tetapi tetap bekerja sesuai standar, prosedur, target, serta nilai perusahaan.

Supervisor as Coach

18. Coaching Skill for Supervisor

  • Peran Supervisor sebagai Coach.
  • Tujuan Coaching.
  • Identifikasi Performance Gap.
  • Coaching Communication.
  • Questioning Skill.
  • Active Listening.
  • Memberikan Feedback.
  • Menyusun Development Action Plan.
  • Monitoring hasil Coaching.

Supervisor as Coach membantu anggota menemukan cara meningkatkan kinerja melalui proses diskusi, pertanyaan, feedback, dan pengembangan Action Plan. Coaching membantu Supervisor membangun kemampuan anggota tanpa selalu memberikan instruksi secara langsung.

Supervisor as Counsellor

19. Counseling Skill for Supervisor

  • Peran Supervisor sebagai Counsellor.
  • Perbedaan Coaching dan Counseling.
  • Mendengarkan masalah anggota.
  • Empathy.
  • Active Listening.
  • Membantu anggota memahami masalah.
  • Membangun solusi dan komitmen.
  • Follow Up.

Pengembangan Program Pelatihan & Pembinaan

20. Developing Employee Competency

  • Identifikasi kebutuhan kompetensi.
  • Competency Gap.
  • Training Need Identification.
  • On The Job Training.
  • Coaching.
  • Mentoring.
  • Counseling.
  • Job Assignment.
  • Monitoring Employee Development.

Supervisor memiliki tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kemampuan anggota. Pengembangan tidak hanya dilakukan melalui training formal, tetapi juga melalui Coaching, Mentoring, On The Job Training, pemberian assignment, dan feedback secara berkelanjutan.

Developing Initiative & Creative for Supervisor

21. Initiative & Creative Thinking

  • Membangun Initiative Mindset.
  • Mengenali peluang perbaikan.
  • Creative Thinking.
  • Mengembangkan alternatif solusi.
  • Problem Prevention.
  • Continuous Improvement.
  • Mendorong ide anggota tim.
  • Membangun budaya inovasi sederhana di tempat kerja.

Supervisor perlu memiliki inisiatif untuk menemukan permasalahan dan peluang perbaikan tanpa selalu menunggu instruksi. Kemampuan Creative Thinking membantu Supervisor mengembangkan alternatif penyelesaian masalah serta mendorong anggota untuk memberikan ide perbaikan.

Advanced Supervisory Leadership

Advanced Supervisory Leadership merupakan pengembangan kompetensi kepemimpinan bagi Supervisor yang telah memiliki pengalaman mengelola pekerjaan dan anggota tim. Pada level ini, Supervisor perlu mengintegrasikan kemampuan Leadership, Managerial Skill, Strategic Thinking, People Development, Performance Management, Communication, Problem Solving, dan Continuous Improvement.

Supervisor diharapkan tidak hanya memberikan instruksi, tetapi mampu menjelaskan tujuan, membangun komitmen, mengembangkan anggota, memberikan feedback, menyelesaikan hambatan, serta menciptakan kondisi kerja yang mendukung pencapaian kinerja tinggi.

Strategic Management untuk Supervisor

Meskipun berada pada level operasional, Supervisor perlu memahami bagaimana target unit berhubungan dengan strategi organisasi. Strategic Management for Supervisor membantu peserta melihat hubungan antara target perusahaan, KPI unit, program kerja, sumber daya, aktivitas operasional, dan hasil yang harus dicapai.

Pemahaman tersebut membantu Supervisor membuat keputusan operasional yang tidak hanya menyelesaikan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendukung tujuan organisasi secara lebih luas.

Supervisory Management untuk Meningkatkan Produktivitas

Produktivitas dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kompetensi anggota, metode kerja, ketersediaan sumber daya, komunikasi, motivasi, kualitas perencanaan, dan kemampuan Supervisor dalam mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.

Melalui Advanced Supervisory Management, Supervisor dapat meningkatkan kemampuan menganalisis hambatan produktivitas serta menentukan tindakan perbaikan berdasarkan prioritas dan kebutuhan operasional.

Supervisory Leadership untuk High Performance Team

Membangun High Performance Team membutuhkan tujuan yang jelas, pembagian peran, komunikasi terbuka, kompetensi, Mutual Trust, accountability, feedback, serta kepemimpinan yang efektif. Supervisor memiliki peran langsung dalam menciptakan kondisi tersebut.

Supervisor perlu mampu mengenali kekuatan dan kebutuhan pengembangan setiap anggota, membangun motivasi, melakukan Coaching, memberikan tantangan yang sesuai, serta memastikan anggota memiliki sumber daya untuk mencapai target.

Performance Management untuk Supervisor

Performance Management membantu Supervisor menghubungkan target dengan aktivitas dan hasil kerja anggota. Supervisor perlu menetapkan ekspektasi, melakukan monitoring, memberikan feedback, menganalisis performance gap, serta menentukan tindakan perbaikan atau pengembangan.

Performance Management yang dilakukan secara konsisten membantu anggota memahami standar kinerja dan mengetahui area yang perlu ditingkatkan.

Problem Solving & Decision Making untuk Supervisor

Masalah operasional membutuhkan penyelesaian yang cepat tetapi tetap sistematis. Supervisor perlu membedakan gejala dengan akar masalah, mengumpulkan fakta, menganalisis penyebab, mengembangkan alternatif, mempertimbangkan risiko, dan menentukan tindakan yang paling sesuai.

Kemampuan Problem Solving & Decision Making yang baik membantu mengurangi risiko keputusan berdasarkan asumsi serta meningkatkan kualitas penyelesaian masalah.

Coaching & Counseling untuk Supervisor

Coaching dan Counseling merupakan dua kompetensi penting dalam People Management. Coaching dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kemampuan dan kinerja, sedangkan Counseling dapat digunakan ketika Supervisor perlu membantu anggota menghadapi masalah yang memengaruhi pekerjaannya.

Kedua pendekatan tersebut membutuhkan Active Listening, Questioning Skill, Empathy, Feedback, dan kemampuan membangun komitmen terhadap tindakan perbaikan.

Delegation & Empowerment untuk Supervisor

Supervisor yang mencoba menyelesaikan seluruh pekerjaan sendiri akan memiliki keterbatasan waktu dan kapasitas. Delegation & Empowerment membantu Supervisor mendistribusikan tanggung jawab sekaligus memberikan kesempatan bagi anggota untuk berkembang.

Pendelegasian yang baik membutuhkan kejelasan target, pemilihan orang yang tepat, pemberian wewenang, dukungan, monitoring, dan evaluasi hasil.

Leadership Communication untuk Supervisor

Supervisor membutuhkan kemampuan komunikasi untuk memberikan instruksi, menjelaskan target, melakukan koordinasi, memimpin meeting, memberikan feedback, melakukan Coaching, menangani konflik, serta berkomunikasi dengan atasan dan fungsi lain.

Leadership Communication membantu Supervisor menyampaikan pesan secara jelas sekaligus membangun hubungan kerja, trust, dan komitmen anggota terhadap pencapaian target.

Kompetensi yang Dikembangkan

  • Advanced Supervisory Management.
  • Supervisory Leadership.
  • Strategic Management.
  • Managerial Skill.
  • POAC.
  • PDCA.
  • Problem Solving.
  • Decision Making.
  • Priority Management.
  • Meeting Management.
  • Delegation Skill.
  • Time Management.
  • Leadership Communication.
  • Performance Management.
  • Coaching Skill.
  • Counseling Skill.
  • Employee Development.
  • Employee Empowerment.
  • Emotional Management.
  • Creative Thinking.
  • Continuous Improvement.

Target Peserta Training

Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management ditujukan bagi setiap Supervisor yang ingin menambah dan melengkapi peran serta fungsinya, termasuk Senior Supervisor, Supervisor, Team Leader, Foreman, Coordinator, Section Head, Assistant Manager, Future Leader, calon Supervisor, serta profesional yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola pekerjaan dan anggota tim.

Trainer & Facilitator Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • Dra. Psi. Ani Wijaya, MM. – Alternative Trainer

Metode Training

  • Interactive Class Training.
  • Group Discussion.
  • Individual Exercise.
  • Case Study.
  • Group Workshop.
  • Leadership Simulation.
  • Problem Solving Exercise.
  • Coaching Practice.
  • Action Plan.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.

Jadwal Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management 2026

Periode Tanggal Pelaksanaan
Agustus 2026 27–28 Agustus 2026
September 2026 22–23 September 2026
Oktober 2026 22–23 Oktober 2026
November 2026 23–24 November 2026
Desember 2026 22–23 Desember 2026

Jadwal Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management 2027

Periode Tanggal Pelaksanaan
Januari 2027 12–13 Januari 2027
Februari 2027 09–10 Februari 2027
Maret 2027 09–10 Maret 2027
April 2027 09–10 April 2027
Mei 2027 11–12 Mei 2027
Juni 2027 09–10 Juni 2027
Juli 2027 08–09 Juli 2027
Agustus 2027 10–11 Agustus 2027
September 2027 08–09 September 2027
Oktober 2027 08–09 Oktober 2027
November 2027 09–10 November 2027
Desember 2027 08–09 Desember 2027

Jam Pelaksanaan Training

  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Lokasi Training

Alternatif lokasi Offline Training antara lain Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta.

Training juga dapat dilaksanakan di Johnson Training Center maupun lokasi perusahaan untuk program Corporate / In-House Training sesuai kebutuhan.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari dengan minimal pengiriman 3 peserta dan PASTI RUNNING di hotel.

Investasi sudah termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
  • Rp8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

  • Rp8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
  • Rp5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
  • Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Referensi Perusahaan yang Telah Mengikuti Training Sejenis

  • PT Federal Nittan
  • PT Eagle Burgmann
  • PT Akzo Nobel
  • PT FDK Indonesia
  • PT Bauhaus Living
  • PT Bekaert Indonesia
  • PT Sandimas
  • PT Bank Of America
  • PT Sumatra Proma Fibreboard
  • PT Bank Resona Perdania
  • PT Satkomindo Mediyasa
  • PT Prima Armada Raya
  • PT Shindengen Indonesia
  • PT United Tractor, Tbk.
  • PT Imora Motor – Honda Jakarta Center
  • PT Sanyo Compressor (Jepang)
  • PT Takagi Sari Multi Utama – TSC (Jepang)
  • PT Cheil Jedang Indonesia (Korea)
  • PT Matahari Sakti (Lokal)
  • PT Pacific (India)
  • PT Moulten Aluminum Producer Indonesia
  • PT San Miguel Indonesia Foods & Beverages
  • PT Plimsol Indonesia
  • PT MKD – Salim Group
  • IGP Group – Toyota Astra Group (Jepang)
  • PT Idemitsu Lube Techno Indonesia (Jepang)
  • PT Multi Nitrotama Kimia
  • Berbagai perusahaan lainnya

Daftar di atas mengikuti bagian Referensi Perusahaan yang telah mengikuti training sejenis pada halaman program Johnson Indonesia. Informasi perusahaan dan institusi lainnya yang telah menggunakan layanan Johnson Indonesia dapat dilihat melalui halaman Daftar Client Johnson Indonesia.

Public Training Advanced Supervisory Management

Johnson Indonesia menyediakan Public Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management untuk Supervisor, Senior Supervisor, Team Leader, Foreman, Coordinator, dan calon pemimpin yang membutuhkan pengembangan kompetensi Supervisory Leadership, Managerial Skill, People Management, Coaching, Problem Solving, Decision Making, Delegation, dan Performance Management.

In-House Training Advanced Supervisory Management

Program In-House Training Advanced Supervisory Management dapat disesuaikan dengan kompetensi Supervisor, struktur organisasi, KPI, proses kerja, budaya perusahaan, permasalahan operasional, tantangan People Management, serta target pengembangan kepemimpinan perusahaan. Case Study, Workshop, Simulation, dan Action Plan dapat menggunakan kondisi aktual perusahaan agar pembelajaran menjadi lebih relevan dan aplikatif.

Rekomendasi Training TerkaitΒ 

Untuk memperkuat kompetensi Supervisory Management, Leadership, Managerial Skill, Communication, Team Development, Coaching, Problem Solving, dan Decision Making, peserta juga dapat mengikuti program training terkait berikut:

Advanced Supervisory Management untuk Senior Supervisor

Senior Supervisor membutuhkan kemampuan yang lebih luas dibandingkan Supervisory Skill dasar. Selain mengelola aktivitas harian, Senior Supervisor perlu mampu melihat hubungan antara produktivitas, biaya, kualitas, service, safety, people development, dan target organisasi.

Training Advanced Supervisory Management untuk Senior Supervisor membantu peserta meningkatkan perspektif manajerial sehingga keputusan operasional dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian target bisnis secara lebih luas.

Supervisory Leadership untuk Meningkatkan Employee Performance

Kinerja anggota tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu, tetapi juga kejelasan target, dukungan pimpinan, feedback, motivasi, kesempatan berkembang, dan kualitas komunikasi. Supervisor memiliki peran langsung dalam menciptakan kondisi tersebut.

Melalui Supervisory Leadership, Supervisor dapat mengintegrasikan direction, Coaching, Counseling, Delegation, Empowerment, Monitoring, dan Feedback untuk membantu anggota meningkatkan kinerja.

Advanced Supervisory Management untuk Perusahaan Manufaktur

Pada perusahaan manufaktur, Supervisor berperan penting dalam mengendalikan productivity, quality, cost, delivery, safety, manpower, serta continuous improvement. Karena itu, kemampuan Supervisory Management perlu dikombinasikan dengan kemampuan menganalisis masalah dan mengembangkan anggota.

Program dapat disesuaikan dengan kebutuhan Production Supervisor, Quality Supervisor, Maintenance Supervisor, Warehouse Supervisor, PPIC Supervisor, Engineering Supervisor, maupun fungsi operasional lainnya.

Advanced Supervisory Management untuk Perusahaan Jasa

Pada perusahaan jasa, Supervisor perlu menjaga kualitas pelayanan, produktivitas, customer satisfaction, proses kerja, kompetensi anggota, serta kecepatan penyelesaian masalah. Advanced Supervisory Management membantu Supervisor membangun sistem kerja dan kepemimpinan yang mendukung konsistensi pelayanan.

Action Plan Setelah Training

Peserta dapat menyusun Supervisory Improvement Action Plan berdasarkan tantangan yang dihadapi di tempat kerja. Action Plan dapat mencakup peningkatan produktivitas, perbaikan komunikasi, pengembangan anggota, Coaching, Delegation, pengelolaan prioritas, Problem Solving, maupun Continuous Improvement.

Dengan Action Plan yang jelas, peserta dapat menghubungkan materi training dengan tindakan nyata yang dapat diterapkan setelah kembali ke tempat kerja.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk membantu perusahaan meningkatkan kompetensi profesional serta kualitas sumber daya manusia.

Melalui Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management Johnson Indonesia, peserta memperoleh pembelajaran mengenai Advanced Supervisory Management, Leadership, Managerial Skill, POAC, PDCA, Problem Solving, Decision Making, Delegation, Time Management, Coaching, Counseling, Employee Development, Initiative, dan Continuous Improvement yang dapat diterapkan dalam aktivitas kepemimpinan sehari-hari.

Daftar Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management

Tingkatkan kemampuan memimpin tim, mengelola pekerjaan, mengembangkan bawahan, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, meningkatkan produktivitas, serta mencapai target melalui Training Advanced Supervisory Leadership & Strategic Management Johnson Indonesia. Program tersedia dalam format Public Training, In-House Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training sesuai kebutuhan peserta maupun perusahaan.

Scroll to Top