Training Problem Solving Decision Making

ย 

Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solvingย 

Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi masalah, menemukan akar penyebab, mengembangkan solusi inovatif, mengambil keputusan, serta mengendalikan hasil perbaikan secara sistematis melalui metode DMAIC โ€“ Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control.

Program Pelatihan Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving mengintegrasikan pendekatan Problem Solving dengan Innovative Thinking, Creative Thinking, ATM-I, SCAMPER, Root Cause Analysis, Decision Making, dan Continuous Improvement. Kombinasi tersebut membantu peserta tidak hanya menganalisis masalah secara logis, tetapi juga menghasilkan alternatif solusi baru yang lebih kreatif, efektif, dan aplikatif.

Training ini sangat relevan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas proses, produktivitas, efisiensi, mengurangi pemborosan, mencegah masalah berulang, dan membangun budaya Continuous Improvement serta Operational Excellence di lingkungan kerja.

Mengapa Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving Penting?

Permasalahan di tempat kerja sering kali tidak dapat diselesaikan hanya dengan pengalaman atau intuisi. Kesalahan dalam mengidentifikasi penyebab dapat menyebabkan organisasi mengambil tindakan yang hanya memperbaiki gejala sementara akar masalah tetap terjadi.

Metode DMAIC Problem Solving memberikan proses penyelesaian masalah yang sistematis melalui lima tahap utama, yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Pendekatan ini membantu peserta memahami permasalahan berdasarkan data, menemukan penyebab utama, mengembangkan improvement, dan memastikan hasil perbaikan dapat dipertahankan.

Selain kemampuan analisis, organisasi juga membutuhkan kemampuan Innovative Thinking. Oleh karena itu, peserta dibekali metode Creative Thinking seperti ATM-I dan SCAMPER untuk menghasilkan berbagai alternatif solusi yang lebih kreatif dan relevan terhadap tantangan bisnis.

Manfaat Training

  • Meningkatkan kompetensi profesional dalam pemecahan masalah secara inovatif.
  • Memahami konsep, prinsip, dan tujuan DMAIC Problem Solving.
  • Memahami tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control.
  • Mampu menerapkan strategi berpikir inovatif dalam proses Problem Solving.
  • Meningkatkan kemampuan Creative Thinking.
  • Mampu menggunakan metode ATM-I dan SCAMPER.
  • Meningkatkan kemampuan menemukan akar penyebab masalah.
  • Meningkatkan kemampuan Root Cause Analysis.
  • Mampu mengembangkan berbagai alternatif solusi.
  • Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
  • Mendukung Process Improvement dan Continuous Improvement.
  • Membantu mengurangi waste, defect, rework, dan inefisiensi.
  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas proses.
  • Mendukung pencapaian Operational Excellence.

Materi Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving

1. Introduction

  • Tantangan perubahan lingkungan bisnis.
  • Perubahan sebagai peluang improvement.
  • Problem Solving sebagai kompetensi profesional.
  • Pentingnya Innovation Mindset.
  • Pentingnya pendekatan sistematis dalam menyelesaikan masalah.

2. Kompetensi Professional Dalam Problem Solving

  • Analytical Thinking.
  • Critical Thinking.
  • Creative Thinking.
  • Innovative Thinking.
  • Problem Solving.
  • Decision Making.
  • Continuous Improvement Mindset.

3. Konsep, Prinsip dan Tujuan DMAIC Problem Solving

  • Pengertian DMAIC.
  • Prinsip DMAIC Problem Solving.
  • Tujuan penerapan DMAIC.
  • DMAIC sebagai metode pemecahan masalah.
  • Hubungan DMAIC dengan Process Improvement.
  • DMAIC dalam Continuous Improvement.
  • DMAIC untuk peningkatan kualitas dan produktivitas.

4. Strategi, Metode & Tools DMAIC Problem Solving

  • Problem Identification.
  • Problem Definition.
  • Data Collection.
  • Process Measurement.
  • Root Cause Analysis.
  • Idea Generation.
  • Solution Evaluation.
  • Improvement Planning.
  • Process Control.

5. Define

Tahap Define bertujuan menentukan masalah secara jelas, memahami kebutuhan stakeholder, menetapkan tujuan improvement, serta menentukan ruang lingkup permasalahan yang akan diselesaikan.

  • Identifikasi masalah.
  • Menentukan Problem Statement.
  • Menentukan tujuan improvement.
  • Menentukan ruang lingkup masalah.
  • Memahami kebutuhan customer atau stakeholder.
  • Menentukan target perbaikan.

6. Measure

Tahap Measure digunakan untuk memahami kondisi aktual berdasarkan fakta dan data. Pengukuran yang tepat membantu peserta mengetahui besarnya gap antara kondisi aktual dengan target yang ingin dicapai.

  • Menentukan data yang dibutuhkan.
  • Mengumpulkan data aktual.
  • Menentukan indikator kinerja.
  • Mengukur kondisi proses.
  • Mengidentifikasi performance gap.
  • Membangun baseline performance.

7. Analyze

Tahap Analyze bertujuan menemukan penyebab utama masalah dengan menganalisis data, pola, fakta, serta hubungan sebab-akibat. Tahapan ini sangat penting agar improvement tidak hanya menyelesaikan gejala masalah.

  • Identifikasi kemungkinan penyebab.
  • Analisis hubungan sebab-akibat.
  • Root Cause Analysis.
  • Verifikasi penyebab masalah.
  • Menentukan faktor penyebab dominan.
  • Menentukan akar penyebab masalah.

8. Improve

Pada tahap Improve, peserta mengembangkan berbagai alternatif solusi dengan menggabungkan hasil analisis dan metode Innovative Thinking serta Creative Thinking.

  • Idea Generation.
  • Brainstorming.
  • Innovative Solution Development.
  • Mengembangkan alternatif improvement.
  • Mengevaluasi alternatif solusi.
  • Menentukan solusi prioritas.
  • Menyusun Improvement Action Plan.

9. Control

Tahap Control memastikan hasil improvement dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Peserta mempelajari pentingnya monitoring, standardisasi, dan tindakan pengendalian agar proses tidak kembali ke kondisi sebelumnya.

  • Monitoring hasil improvement.
  • Menentukan indikator pengendalian.
  • Standardisasi proses.
  • Corrective Action.
  • Preventive Action.
  • Continuous Monitoring.
  • Continuous Improvement.

10. Strategi dan Metode Berpikir Innovative & Creative

  • Konsep Innovative Thinking.
  • Konsep Creative Thinking.
  • Membangun Innovation Mindset.
  • Brainstorming Technique.
  • Idea Generation.
  • Melihat masalah dari perspektif berbeda.
  • Mengubah masalah menjadi peluang improvement.

11. Creative Thinking Model ATM-I

Metode ATM-I membantu peserta memanfaatkan ide, proses, pengalaman, maupun praktik yang telah tersedia untuk kemudian dikembangkan, dimodifikasi, dan ditingkatkan menjadi alternatif baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi.

12. Creative Thinking Model SCAMPER

  • Substitute.
  • Combine.
  • Adapt.
  • Modify.
  • Put to Another Use.
  • Eliminate.
  • Reverse / Rearrange.

Metode SCAMPER membantu peserta melihat produk, layanan, aktivitas, proses, maupun masalah dari berbagai sudut pandang sehingga dapat menghasilkan ide improvement yang lebih kreatif dan inovatif.

13. Proses Problem Solving Metode DMAIC Secara Innovative & Creative

  • Define masalah secara jelas.
  • Measure kondisi aktual.
  • Analyze Root Cause.
  • Mengembangkan innovative improvement ideas.
  • Mengevaluasi alternatif solusi.
  • Improve proses.
  • Control hasil improvement.

14. Proses Pengambilan Keputusan

  • Menentukan tujuan keputusan.
  • Mengembangkan alternatif solusi.
  • Menentukan kriteria keputusan.
  • Menganalisis manfaat dan risiko.
  • Membandingkan alternatif.
  • Menentukan solusi terbaik.
  • Menyusun Action Plan.

15. Workshop & Case Study

Peserta akan mempraktikkan metode DMAIC Problem Solving mulai dari Define, Measure, Analyze, Improve hingga Control. Pada tahap improvement, peserta menggunakan metode Innovative Thinking, ATM-I, SCAMPER, dan brainstorming untuk mengembangkan berbagai alternatif solusi.

DMAIC Problem Solving untuk Root Cause Analysis

Salah satu kekuatan metode DMAIC Problem Solving adalah fokusnya terhadap penyelesaian akar masalah. Tahapan Measure dan Analyze membantu peserta memahami kondisi berdasarkan data dan mengidentifikasi faktor penyebab sebelum menentukan tindakan perbaikan.

Pendekatan tersebut membantu perusahaan menghindari tindakan yang hanya mengatasi gejala. Dengan Root Cause Analysis yang tepat, Corrective Action dapat diarahkan pada penyebab sebenarnya sehingga kemungkinan masalah berulang dapat dikurangi.

DMAIC untuk Continuous Improvement

DMAIC untuk Continuous Improvement membantu perusahaan melakukan perbaikan berdasarkan proses yang sistematis dan terukur. Setiap tahapan memiliki tujuan yang jelas mulai dari menentukan masalah sampai memastikan hasil improvement dapat dipertahankan.

Metode ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas, mengurangi kesalahan, meningkatkan produktivitas, mempercepat proses, menekan pemborosan, dan meningkatkan customer satisfaction.

Innovative Thinking untuk Problem Solving

Innovative Thinking membantu peserta menghasilkan lebih banyak alternatif ketika menghadapi masalah. Setelah penyebab masalah ditemukan, profesional membutuhkan kemampuan untuk mengembangkan solusi yang efektif, praktis, dan memberikan nilai tambah bagi organisasi.

Kombinasi Analytical Thinking dan Innovative Thinking membantu peserta memperoleh keseimbangan antara kemampuan menganalisis fakta dengan kemampuan menghasilkan solusi baru.

DMAIC untuk Quality Improvement

DMAIC dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas proses melalui identifikasi gap, pengumpulan data, analisis penyebab, pelaksanaan improvement, serta pengendalian hasil perbaikan.

Pendekatan ini sangat relevan untuk menangani permasalahan seperti defect, rework, complaint, variasi proses, keterlambatan, produktivitas rendah, serta berbagai ketidakefisienan operasional.

DMAIC untuk Operational Excellence

Penerapan DMAIC untuk Operational Excellence membantu perusahaan meningkatkan kualitas, efisiensi, produktivitas, dan stabilitas proses secara berkelanjutan. Setiap improvement dilakukan berdasarkan fakta sehingga hasil perbaikan menjadi lebih terukur.

Kompetensi yang Dikembangkan

  • DMAIC Problem Solving.
  • Innovative Thinking.
  • Creative Thinking.
  • Analytical Thinking.
  • Critical Thinking.
  • Root Cause Analysis.
  • Problem Solving.
  • Decision Making.
  • ATM-I Creative Thinking.
  • SCAMPER.
  • Process Improvement.
  • Quality Improvement.
  • Continuous Improvement.
  • Operational Excellence.

Target Peserta Training

Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving ditujukan bagi Manager, Supervisor, Staff, Team Leader, Coordinator, Engineer, Quality Team, Production Team, Operation Team, Continuous Improvement Team, Process Improvement Team, serta pihak-pihak yang berkepentingan terhadap peningkatan kemampuan Problem Solving.

Team Trainer Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.

Metode Training

  • Interactive Class Training.
  • Individual Exercise.
  • Group Workshop & Case Study.
  • Offline Training.
  • Online Training โ€“ Optional Program.

Jadwal Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving

Periode

Tanggal Pelaksanaan

September 2026

09โ€“10 September 2026

Oktober 2026

12โ€“13 Oktober 2026

November 2026

11โ€“12 November 2026

Desember 2026

08โ€“09 Desember 2026

Januari 2027

12โ€“13 Januari 2027

Februari 2027

09โ€“10 Februari 2027

Maret 2027

23โ€“24 Maret 2027

April 2027

13โ€“14 April 2027

Mei 2027

11โ€“12 Mei 2027

Juni 2027

08โ€“09 Juni 2027

Juli 2027

13โ€“14 Juli 2027

Agustus 2027

10โ€“11 Agustus 2027

September 2027

14โ€“15 September 2027

Oktober 2027

12โ€“13 Oktober 2027

November 2027

09โ€“10 November 2027

Desember 2027

07โ€“08 Desember 2027

Lokasi Training

Alternatif lokasi Offline Training antara lain Hotel Ciputra Jakarta, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dan lokasi lainnya sesuai konfirmasi Johnson Indonesia. Lokasi dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan peserta maupun perusahaan.

Untuk Private Training, program dapat dilaksanakan di Johnson Training Center, Komplek Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat. Kepastian lokasi training akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari dengan minimal pengiriman 3 peserta dan PASTI RUNNING di hotel.

Investasi sudah termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000/orang โ€“ PASTI RUNNING.
  • Rp8.500.000/orang โ€“ pengiriman 1โ€“5 peserta.
  • Rp8.000.000/orang โ€“ pengiriman di atas 5 peserta.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

  • Rp8.000.000/orang / 2 hari โ€“ PASTI RUNNING.
  • Rp5.950.000/orang / 1 hari โ€“ PASTI RUNNING.
  • Lokasi: Johnson Training Center.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang untuk pelaksanaan training selama 2 hari, pukul 09.00โ€“16.00 WIB.

Public Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving

Johnson Indonesia menyediakan Public Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving untuk profesional yang ingin meningkatkan kemampuan DMAIC, Root Cause Analysis, Innovative Thinking, Creative Thinking, Problem Solving, Decision Making, Process Improvement, Quality Improvement, dan Continuous Improvement.

In-House Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving

Program In-House Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving dapat disesuaikan dengan proses bisnis, level peserta, masalah aktual perusahaan, target produktivitas, kebutuhan quality improvement, dan program Continuous Improvement organisasi. Workshop dapat menggunakan kasus aktual perusahaan sehingga peserta dapat langsung menerapkan metode DMAIC terhadap masalah di lingkungan kerja.

Daftar Client Johnson Indonesia

Pada halaman sumber Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving terdapat bagian โ€œDaftar Perusahaan Client yang telah mengikuti training iniโ€, namun belum dicantumkan nama perusahaan secara khusus. Untuk menjaga keakuratan informasi, nama client tidak ditambahkan secara manual. Informasi perusahaan dan institusi yang telah menggunakan layanan Johnson Indonesia dapat dilihat melalui halaman Daftar Client Johnson Indonesia.

Rekomendasi Training Terkaitย 

Untuk memperkuat kemampuan Problem Solving, Analytical Thinking, Creative Thinking, Decision Making, Innovation, Quality Improvement, dan Continuous Improvement, peserta dapat mengikuti beberapa program training terkait berikut:

DMAIC untuk Mengurangi Waste dan Inefisiensi

Metode DMAIC membantu organisasi mengidentifikasi berbagai aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, kesalahan, variasi proses, keterlambatan, rework, serta sumber inefisiensi lainnya. Setelah sumber masalah ditemukan, perusahaan dapat menentukan prioritas improvement berdasarkan data.

Innovative Thinking untuk Continuous Improvement

Continuous Improvement membutuhkan profesional yang tidak hanya mampu menemukan masalah tetapi juga mampu menghasilkan ide perbaikan. Innovative Thinking membantu peserta melihat proses dari perspektif berbeda, mempertanyakan metode lama, dan menemukan peluang untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, biaya, pelayanan, serta kecepatan proses.

DMAIC untuk Mencegah Masalah Berulang

Masalah yang terus berulang umumnya menunjukkan bahwa tindakan sebelumnya belum menyentuh akar penyebab. Melalui tahapan Analyze, peserta belajar melakukan Root Cause Analysis sehingga tindakan improvement dapat diarahkan pada penyebab yang sebenarnya.

Tahap Control kemudian membantu memastikan hasil perbaikan tetap berjalan melalui standardisasi, monitoring, indikator kinerja, Corrective Action, dan Preventive Action.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia โ€“ Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta kinerja organisasi.

Melalui Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving Johnson Indonesia, peserta memperoleh proses pembelajaran yang aplikatif melalui Interactive Class Training, Individual Exercise, Group Workshop, dan Case Study sehingga metode DMAIC serta Innovative Thinking dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan.

Daftar Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving

Tingkatkan kemampuan menemukan akar masalah, menghasilkan solusi inovatif, melakukan Process Improvement, meningkatkan kualitas, serta mempertahankan hasil perbaikan melalui Training Innovative Thinking And DMAIC Problem Solving Johnson Indonesia. Program tersedia dalam format Public Training, In-House Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training sesuai kebutuhan perusahaan.

Scroll to Top